kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.598   45,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kompak, Rupiah Jisdor Melemah 0,19% ke Rp 14.917 Per Dolar AS Pada Rabu (3/8)


Rabu, 03 Agustus 2022 / 15:21 WIB
ILUSTRASI. Rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 14.917 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (3/8). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 14.917 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (3/8), melemah 0,19% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.888 per dolar AS.

Pergreakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 14.912 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Rabu (3/8), melemah 0,15% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.889 per dolar AS.

Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS. Pesso Filipina memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan pelemahan 0,54%, disusul rupee India yang melemah 0,41%, won Korea melemah 0,40%. 

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,15% ke Rp 14.912 Per Dolar AS di Akhir Perdagangan Rabu (3/8)

Rupiah melemah 0,15% dolar Taiwan melemah 0,11%, ringgit Malaysia melemah 0,04%, baht Thailand melemah 0,04% dan yen Jepang melemah 0,03% terhadap dolar AS.

Sementara itu, dolar Singapura dan dolar Hong Kong menguat terhadap dolar AS, dengan penguatan masing-masing 0,08% dan 0,001%.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 106,22, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 106,24.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×