kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kompak melemah dalam sepekan, bagaimana prospek saham Bank BUKU IV ke depan?


Senin, 28 September 2020 / 05:55 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham-saham perbankan berguguran dalam perdagangan sepekan terakhir. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memang mengalami kenaikan 3,03% ke harga Rp 28.050 pada Jumat (25/9), meski demikian harga saham BBCA terkoreksi 0,36% dalam seminggu terakhir.

Kedua, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga berhasil menguat 5,42% ke harga Rp 5.350 pada Jumat (25/9), namun dalam sepekan harga BMRI menyusut 4,04%.

Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengalami kenaikan 4,29% ke harga Rp 3.160 pada Jumat (25/9), sayangnya dalam seminggu terakhir masih terkoreksi 1,86%. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga berhasil melesat 6,24% ke harga Rp 4.600, akan tetapi masih mencatatkan pelemahan 2,95% dalam sepekan terakhir.

Baca Juga: Konversi aset Himbara di Aceh topang rencana merger bank syariah

Head of Research Analyst FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo menilai, kembali diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II menjadi salah satu faktor saham-saham perbankan mengalami penurunan.

"Ada proyeksi juga dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun ini laba bersih perbankan akan cenderung terkoreksi ada yang mencapai 40%, itu juga menjadi kabar buruk," ungkapnya, Minggu (27/9).

Dari global, berita terkait bocornya dokumen The Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) juga turut menjadi sentimen negatif untuk harga saham perbankan dalam jangka pendek.




TERBARU

[X]
×