kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kinerja Surya Semesta (SSIA) bergantung pada penjualan lahan, simak rekomendasinya


Senin, 01 November 2021 / 22:14 WIB
ILUSTRASI. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) melalui anak usahanya PT Suryacipta Swadaya telah meluncurkan kawasan Subang Smartpolitan


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Noverius Laoli

Namun, Kiswoyo mengatakan akibat pandemi Covid-19, ekspansi pabrik atau pemindahan pabrik ke dekat kawasan pelabuhan tersebut masih belum banyak yang dapat direalisasikan. Sehingga penjualan lahan SSIA di Subang belum bisa bertambah. 

Di satu sisi manajemen belum mengubah target penjualan lahan industri seluas 15 ha di Kawasan Subang untuk tahun ini. Kiswoyo mengatakan jika target tersebut tercapai maka rugi SSIA di tahun ini bisa mengecil.

"Semoga pemulihan ekonomi hingga akhir tahun ini bisa semakin membaik dan signifikan sehingga orang sudah semakin yakin dan berani untuk ekspansi pabrik," kata Kiswoyo. 

Baca Juga: Hingga Mei 2021. Surya Semesta Internusa (SSIA) catat marketing sales lahan 7,5 ha

Sementara itu, memasuki kuartal IV 2021 okupansi kamar hotel milik SSIA berangsur meningkat. Hal ini terjadi seiring pelonggaran pengetatan aktivitas.

Manajemen memproyeksikan perbaikan di bisnis perhotelan akan semakin terasa menjelang akhir tahun. Apalagi, kawasan Bali baru membuka kedatangan turis internasional. 

Kiswoyo merekomendasikan buy on weakness untuk SSIA dan memasang target harga hingga akhir tahun 2022 ke di Rp 650 per saham. Sementara, Analis CGS CIMB Michael Audie Benas  merekomendasikan add untuk SSIA dan memasang target harga Rp 1.000 per saham. 

Kompak, Victor Stefano Analis BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli dan memasang target harga Rp 800 per saham.

Selanjutnya: PPKM darurat membayangi kinerja, saham Surya Semesta (SSIA) direkomendasikan beli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×