CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.660   33,00   0,19%
  • IDX 6.429   -112,32   -1,72%
  • KOMPAS100 847   -11,55   -1,35%
  • LQ45 643   -6,71   -1,03%
  • ISSI 222   -4,99   -2,19%
  • IDX30 357   -3,82   -1,06%
  • IDXHIDIV20 446   -3,43   -0,76%
  • IDX80 97   -1,14   -1,16%
  • IDXV30 124   -1,17   -0,94%
  • IDXQ30 115   -0,87   -0,75%

Kinerja Sinergi Inti (INET) Meroket di Semester I-2026, Berikut Pendorongnya


Senin, 14 September 2026 / 10:46 WIB
Kinerja Sinergi Inti (INET) Meroket di Semester I-2026, Berikut Pendorongnya
ILUSTRASI. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) atau Sinergy Networks (Dok/INET)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) membukukan pertumbuhan kinerja yang signifikan pada semester I-2026. Pendapatan neto perseroan melonjak hampir 20 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Mengacu laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, INET membukukan pendapatan neto sebesar Rp 926,45. Pendapatan tersebut tumbuh 1.958,68% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 45 miliar. 

Pertumbuhan pendapatan tersebut turut mendorong kenaikan laba bruto INET. Pada semester I-2026, laba bruto perseroan mencapai Rp1 22,11 miliar, naik 627,53% secara tahunan dari Rp 16,78 miliar.

Baca Juga: Di Tengah Net Sell Asing Rp 2,70 Triliun, Saham-Saham Ini Malah Jadi Buruan Sepekan

Alhasil, laba usaha INET juga meningkat 620,84% secara tahunan menjadi Rp 71,36 miliar di enam bulan pertama 2026. Pada periode yang sama di 2025, INET membukukan laba usaha sebesar Rp 9,90 miliar.

Dari bottom line, INET mencatat laba periode berjalan sebesar Rp 34,21 miliar pada semester I-2026. Realisasi tersebut tumbuh 346,75% dibandingkan laba periode berjalan sebesar Rp 7,66 miliar pada semester I-2025.

Sementara itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk INET alias laba bersih mencapai Rp 33,67 miliar. Ini melesat 340,02% secara tahunan dari Rp 7,65 miliar pada semester I-2025.

Direktur Utama Sinergi Inti Andalan Prima Muhammad Arif menjelaskan pertumbuhan kinerja pada semester I-2026 mencerminkan penguatan skala usaha INET.

“Kinerja semester I-2026 menunjukkan INET berada pada jalur pertumbuhan yang semakin kuat dan menjadi dasar penting bagi kami untuk menjaga disiplin operasional dan memperkuat struktur bisnis secara berkelanjutan,” jelasnya, Senin (14/9/2026).

Arif menambahkan manajemen INET berupaya menyeimbangkan pertumbuhan pendapatan dengan pengendalian beban dan penguatan profitabilitas. Dia bilang fokus INET pada menjaga kualitas pertumbuhan agar kinerja keuangan INET.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham BBRI, DEWA, JPFA, TPIA, BIPI, INKP untuk Senin (14/9/2026)

Dari sisi neraca, total aset INET per 30 Juni 2026 mencapai Rp 6,11 triliun. Posisi tersebut meningkat 703,69% dibandingkan total aset per 31 Desember 2025 yang sebesar Rp 760,37 miliar.

Sementara itu, total ekuitas INET juga tumbuh signifikan menjadi Rp 3,81 triliun per 31 Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat 787,42% dibandingkan posisi 31 Desember 2025 yang mencapai Rp 429,21 miliar.

Adapun kas dan setara kas INET mencapai Rp 4,34 triliun per 30 Juni 2026. Ini melonjak 972,32% dibandingkan Rp 404,44 miliar posisi 31 Desember 2025. 


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×