Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak kembali menguat pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip Bloomberg, Senin (14/9/2026) pukul 07.28 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 102,47 per barel, naik 2,42% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 100,05 per barel.
Harga minyak melonjak setelah sebuah jalur pipa minyak mentah utama Arab Saudi ditutup karena terganggu setelah serangan. Jalur pipa tersebut merupakan rute yang digunakan untuk menghindari Selat Hormuz selama perang AS-Iran.
Harga Brent naik hingga 3,6% ke atas US$ 108 per barel.
Baca Juga: Folago (IRSX) Gandeng iQIYI, Perkuat Bisnis Konten dan Periklanan Digital
Bloomberg melaporkan, Arab Saudi pada Jumat malam mengatakan mereka telah menghentikan jalur pipa Timur Barat sebagai tindakan pencegahan setelah serangan sehari sebelumnya.
Belum ada indikasi kapan operasi akan dilanjutkan.
"Semuanya bermuara pada durasi," kata June Goh, analis pasar minyak senior di Sparta Commodities SA.
Baca Juga: Harga Logam Tren Melemah, Apakah Emas & Perak Perlu Dijual / Dibeli?
Ia menambahkan, jika aliran kembali normal dengan cepat, dampaknya akan terbatas karena persediaan di Yanbu, ujung barat pipa dapat dimanfaatkan.
Namun, ia bilang, jika penutupan berkepanjangan akan dapat memaksa pengurangan produksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














