kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.875   17,00   0,10%
  • IDX 6.050   -67,11   -1,10%
  • KOMPAS100 790   -4,57   -0,58%
  • LQ45 596   -3,15   -0,53%
  • ISSI 211   -2,20   -1,03%
  • IDX30 337   -1,52   -0,45%
  • IDXHIDIV20 413   -2,84   -0,68%
  • IDX80 90   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 111   -0,74   -0,66%
  • IDXQ30 108   -0,37   -0,34%

Kinerja Pasar Obligasi Indonesia Masih akan Mendaki Tinggi di Tahun Depan


Kamis, 08 Desember 2022 / 19:45 WIB


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Noverius Laoli

Selain perlu mencermati inflasi AS, investor juga perlu memahami bahwa konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina bisa menekan kinerja obligasi.

Reza menuturkan bahwa pergerakan indeks obligasi ke depan punya potensi bagus. Hal itu menimbang tingkat suku bunga yang nampaknya masih akan naik hingga kuartal pertama tahun depan. Kemudian, suku bunga baru berpotensi flat di kuartal ke 3. 

Dari sisi yield atau imbal hasil sebenarnya masih menguntungkan. Sampai akhir tahun, HPAM menilai level yield obligasi pemerintah 10 tahun akan berada pada kisaran 6.8% - 7.10%, atau lebih tinggi dibandingkan awal tahun 2022 di level 6.4%.

Baca Juga: Cadangan Devisa Bisa Menguat Meski Rupiah Loyo

"Level tersebut dianggap sebagai area yang cukup menarik bagi investor untuk berinvestasi di obligasi pemerintah. Ditambah lagi melihat fundamental Indonesia yang lebih baik dibandingkan negara-negara regional," ujar Reza.

Reza menyarankan untuk jangka pendek bisa dimanfaatkan trading pada level 7.10% - 7.40%, ataupun menyamakan durasi portofolio obligasi dengan benchmark. Sebab, fluktuasi di pasar obligasi masih cukup tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×