kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kinerja Indeks Saham Lapis Kedua Moncer di Awal 2026, Cek Prospek dan Rekomendasinya


Minggu, 11 Januari 2026 / 18:34 WIB
Kinerja Indeks Saham Lapis Kedua Moncer di Awal 2026, Cek Prospek dan Rekomendasinya
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Memasuki awal 2026, tren positif kinerja saham-saham lapis kedua atau second liner masih berlanjut, cek prospek dan rekomendasi analis.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Di samping itu, isu yang bersifat korporasi seperti merger atau akuisisi, terutama di sektor industri berbasis komoditas, juga bisa menjadi katalis positif tambahan bagi indeks saham-saham lapis kedua.

Lebih lanjut, saham-saham lapis kedua yang berpeluang jadi unggulan tahun ini adalah emiten yang punya narasi pemulihan kinerja dan arus kas operasional yang positif, khususnya di sektor penunjang migas, perkebunan atau crude palm oil (CPO), dan ritel menengah.

“Secara fundamental, investor institusi bakal cenderung mencari saham mid-cap yang rutin membagi dividen,” tutur Wafi.

Terdapat beberapa saham lapis kedua yang menurut Wafi dapat dipertimbangkan oleh investor pada tahun ini.

Baca Juga: Sektor Kesehatan Tumbuh Pesat di 2025, Cek Prospek dan Rekomendasi Sahamnya di 2026

Di antaranya adalah PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) dengan target harga masing-masing di level Rp 580 per saham, Rp 1.650 per saham, dan Rp 1.050 per saham.

Hendra menyebut, selama konflik geopolitik global tidak berkembang menjadi krises sistemik, maka IHSG beserta indeks turunannya termasuk IDX SMC Composite relatif lebih tahan banting.

 

Terlepas dari itu, pendekatan akumulasi bertahap dan manajemen risiko tetap menjadi kunci agar investor dapat menikmati peluang pada awal tahun tanpa terjebak euforia yang berlebihan.

Baca Juga: Saham Lapis Dua Melaju Kencang, Simak Prospeknya di Tahun 2026

“Strategi investor yang paling relevan untuk memaksimalkan peluang keuntungan adalah tetap disiplin pada kombinasi momentum dan selektivitas sektor,” tandas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×