kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kinerja emiten dan sentimen China gerus bursa Asia


Sabtu, 26 Oktober 2013 / 14:00 WIB
ILUSTRASI. Pekerja Garuda Maintenance Facility (GMF) mengecek mesin di Pesawat Garuda Indonesia yang akan digunakan untuk armada haji 1443 H/2022 di Hanggar GMF Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (2/6/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia menorehkan penurunan mingguan terbesar sejak Agustus lalu. Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, di sepanjang pekan ini, indeks MSCI Asia Pacific merosot 1,5% menjadi 141,31.

Aksi jual sejumlah saham yang memiliki kapitalisasi besar menjadi salah satu pemicunya. Beberapa di antaranya yakni: Japan Exchange yang turun 5,8% dan Canon Commercial Bank of China Ltd turun 5,4%.

Menurut head of dynamic asset allocation at AMP Capital Investors Ltd Nader Naemi, saat ini banyak sekali risiko di pasar. "Hanya 50% perusahaan yang kinerjanya berhasil melampaui prediksi," jelasnya.

Dia menambahkan, sentimen negatif lain yang menggelantungi bursa Asia adalah adanya pengetatan di pasar uang China. "Jika Anda mendapatkan berita ini, pasar akan bergerak volatil," ujarnya.

Catatan saja, dari 99 perusahaan yang terhimpun dalam indeks MSCI Asia Pacific yang sudah merilis kinerjanya, 54 di antaranya membukukan laba di bawah ekspektasi. Sementara, 56 perusahaan tak mencapai estimasi penjualan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×