kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.015   25,00   0,15%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kerugian Dua Putra Utama Makmur (DPUM) Semakin Membengkak


Selasa, 09 April 2024 / 11:46 WIB
Kerugian Dua Putra Utama Makmur (DPUM) Semakin Membengkak
ILUSTRASI. Eksportir pengolahan olahan udang ikan perikanan hasil makanan laut PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM)


Reporter: Muhammad Musa | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) sepanjang tahun 2023 masih lesu. Perusahaan perikanan, pengolahan hasil laut, dan gudang berpendingin yang terintegrasi ini mencetak rugi periode berjalan sebesar Rp 142,79 miliar. Angka kerugian ini meningkat signifikan dari rugi tahun sebelumnya sebesar Rp 44,34 miliar.

Kerugian ini terjadi akibat beban pokok yang naik menjadi Rp 971,38 miliar dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp 753,63 miliar. Selain itu, beban lain-lain juga naik drastis sebesar Rp 56,78 miliar menjadi Rp 116,51 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 59,73 miliar.

Baca Juga: Adaro Energy (ADRO) Bersiap Buyback Saham Hingga Rp 4 Triliun, Simak Jadwalnya

Padahal, pendapatan DPUM masih tumbuh. Dalam laporan keuangan yang terbit Senin (8/4), pendapatan DPUM naik Rp 920,01 miliar, dari tahun sebelumnya sebesar Rp 723,80 miliar. 

DPUM juga mencatatkan penurunan ekuitas sebesar Rp 145,74 menjadi Rp 430,50 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 576,24 miliar.

Sedangkan jumlah aset DPUM menyusut menjadi Rp 1,20 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,35 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×