Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Rekor kepemilikan asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) tidak berlangsung lama. Berdasarkan data terakhir Direktorat Jenderal Pengelolaan Surat Utang, pada tanggal 27 Agustus 2010, jumlah dana asing turun menjadi Rp 178,79 triliun. Padahal, pada tanggal 26 Agustus dana asing sudah menyentuh level Rp 179 triliun.
Penurunan dana asing ini sebenarnya tidak diiringi dengan penurunan total outstanding SBN di mana jumlah outstanding masih berada di Rp 645,36 triliun sejak 26 Agustus lalu. Kenaikan kepemilikan yang terjadi justru pada reksadana yang naik tipis ke posisi Rp 51,68 triliun atau naik Rp 20 miliar dari sebelumnya Rp 51,66 triliun.
Bank Indonesia juga menambah jumlah kepemilikan mereka di SBN sebanyak Rp 690 miliar menjadi Rp 19,11 triliun. Sedangkan kepemilikan perbankan pada SBN menurun tipis Rp 350 miliar menjadi Rp 230,47 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News