kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kenaikan suku bunga The Fed lambungkan euro


Kamis, 14 Desember 2017 / 21:43 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) menjadi 1,5% pada Rabu (13/12) menyebabkan mata uang kawasan Uni Eropa berhasil unggul di hadapan dollar AS. Mengutip Bloomberg, Kamis (14/12) pukul 20.00 WIB, pasangan EUR/USD tercatat menguat 0,03% ke level 1.1830.

“The Fed memang menaikkan suku bunga tetapi pidato yang disampaikan Gubernur Federal Reserve Janet Yellen masih sesuai prediksi pasar,” ungkap Nizar Hilmy, Analis PT Soe Gee Futures, kepada Kontan.co.id, Kamis (14/12).

Tidak ada hal yang mengejutkan dari pernyataan yang disampaikan pucuk pimpinan The Fed tersebut. Meski disampaikan proyeksi kenaikan suku bunga lanjutan di tahun 2018 sebanyak tiga kali lagi ,tetapi hal itu sudah diperkirakan pasar.

Kata Nizar saat ini fokus perhatian pasar sedang tertuju pada pidato gubernur European Central Bank (ECB) mengenai arah kebijakannya. Kalau akan menerapkan pengetatan kemungkinan posisi euro semakin melambung. “Penguatan kedua mata uang ini kemungkinan akan bisa bertahan pada Jumat (15/12),” terangnya.

Secara teknikal saat ini harga masih berada di atas garis moving average (MA) 10 dan MA 25 yang mengindikasikan penguatan. Indikator moving average convergence divergence (MACD) juga masih berada di area positif. Kemudian indikator relative strength index (RSI) di level 53 dan stochastic di level 32.

Rekomendasi: Buy
Support: 1.1830 – 1.1810 – 1.1790
Resistance: 1.1870 – 1.1890 – 1.1910

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×