kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kenaikan IHSG makin tipis satu jam menjelang akhir perdagangan sesi I


Senin, 09 November 2020 / 10:34 WIB
ILUSTRASI. Senin (9/11) pukul 10.27 WIB, IHSG menguat 0,15% atau 7,94 poin ke 5.343.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin tipis satu jam menjelang akhir perdagangan sesi I. Senin (9/11) pukul 10.27 WIB, IHSG menguat 0,15% atau 7,94 poin ke 5.343.

Pada awal perdagangan tadi pagi, IHSG sempat melesat ke 5.371,97. Kenaikan IHSG sejak pagi mengecil. Bahkan, IHSG sempat turun ke 5.319.

Tiga sektor turun menjelang siang ini. Sektor aneka industri turun paling dalam, yakni 1,84%. Sektor manufaktur melemah 0,47%. Sektor barang konsumsi pun turun 0,45%.

Baca Juga: IHSG menguat di awal perdagangan Senin (9/11), asing beli bersih saham-saham bank

Semakin banyak pula saham-saham penghuni LQ45 yang melemah. Astra International (ASII) yang merupakan penghuni sektor aneka industri melorot 3%. Harga saham Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) pun melemah 2,32%, Surya Citra Media (SCMA) dan Kalbe Farma (KLBF) yang masing-masing turun 1,32%. Harga saham Unilever Indonesia (UNVR) pun melemah 1,24%.

Tapi, beli bersih alias net buy investor asing masih cenderung stabil pada sekitar Rp 78 miliar. Perburuan investor asing pun masih terfokus pada saham-saham bank dengan kapitalisasi pasar besar seperti Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Mandiri (BMRI).

Baca Juga: Bursa Asia kompak melonjak di awal pekan ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×