kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Kekuatan IHSG di akhir sesi I memudar


Jumat, 20 Juni 2014 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Thomas Hadiwinata


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski dibuka di zona hijau, namun kekuatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memudar menjelang akhir penutupan sesi I hari ini (20/6). Alhasil, pada pukul 11.30 WIB, indeks tercatat turun 0,18% menjadi 4.855,62.

Ada 125 saham yang mengalami tekanan jual. Sementara, jumlah saham yang naik sebanyak 104 saham dan 72 saham lainnya tak berubah posisi. Volume transaksi siang ini melibatkan 1,459 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,613 triliun.

Secara sektoral, ada tujuh sektor yang tertekan. Adapun tiga sektor dengan penurunan paling besar antara lain: sektor industri dasar yang turun 1,07%, sektor pertambangan turun 0,73%, dan sektor agrikultur turun 0,61%.

Tiga saham LQ 45 yang tertekan paling dalam yakni: PT Multipolar Tbk (MLPL) turun 4,08% menjadi Rp 705, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun 3,71% menjadi Rp 23.350, dan PT Express Transindo Tbk (TAXI) turun 2,92% menjadi Rp 1.165.

Sedangkan Saham-saham LQ 45 yang berada di posisi top gainers di antaranya: PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 1% menjadi Rp 10.150, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik 0,895%, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 0,94% menjadi Rp 1.615.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×