kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kalau lancar, obligasi ANTM bisa terbit Desember


Jumat, 30 September 2011 / 15:57 WIB
ILUSTRASI. Kembali melemah, berapa kurs dollar-rupiah di BRI, hari ini Selasa 24 November?. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/17/10/2017


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kian mantap menerbitkan obligasi. Perusahaan pelat merah tersebut telah melakukan mini expose mengenai rencana tersebut kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (29/9) kemarin.

"Mereka sudah mini expose kemarin. Secara tentatif, kemungkinan obligasi Antam bisa terbit Desember kalau semuanya lancar," kata Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito, di Jakarta Jumat (30/9). Rencananya, ANTM akan menerbitkan obligasi senilai Rp 4 triliun dan tahap pertama akan diterbitkan tahun ini sebesar Rp 1,5 triliun-Rp 2 triliun.

Untuk memuluskan aksi korporasinya ini, ANTM telah menunjuk Standard Chartered Bank, Deutsche Bank dan Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Sementara dana hasil surat utang tersebut untuk pengerjaan proyek FeNi Halmahera Timur senilai US$ 1,6 miliar.

Proyek Feni Halmahera sendiri diharapkan dapat meningkatkan cadangan nikel dengan kapasitas produksi sebesar 27 ribu ton nikel dalam feronikel.
Ground breaking proyek tersebut diharapkan dapat dilakukan pada akhir tahun ini. Sementara itu, pengoperasian proyek FeNi Halmahera akan operasi secara komersial pada akhir 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×