kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.633   47,00   0,27%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

JSPT akan bangun tiga apartemen senilai Rp 2,2 T


Jumat, 17 Februari 2012 / 16:42 WIB
ILUSTRASI. United Tractors (UNTR) membukukan laba bersih Rp 6 triliun pada tahun 2020.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) sedang mempersiapkan tiga proyek apartemen di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Untuk pembangunan ketiga proyek itu, diperkirakan membutuhkan dana investasi mencapai Rp 2,2 triliun.

Perusahaan properti ini berencana berpartner dengan pemilik lahan untuk pembangunan hunian tersebut. "Kami dalam mid-term akan menjajaki pengembangan di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Kami sedang bicara dengan beberapa pihak," jelas GM Marketing JSPT Irza Ifdial di Jakarta, Jumat (17/2).

Lebih lanjut, Irza menyebut, untuk lahan di Jakarta Selatan, pihaknya akan mendirikan apartemen premium. Meski belum menyebut kepastian pembangunan, JSPT memprediksi investasi apartemen ini mencapai Rp 1 triliun. "Kalau kelas premium bisa mencapai Rp 1 triliun. Namun disini tidak akan lebih dari 100 unit," ungkapnya.

Sementara, di dua lokasi lain di Jakarta Barat juga akan didirikan apartemen, namun dengan kelas medium. "Yang di wilayah Barat untuk kelas-kelas medium. Investasi tidak sampai Rp 1 triliun seperti yang di wilayah Selatan. Mungkin mencapai Rp 600 miliar," imbuh Irza.

Pengembangan hunian di pinggir Jakarta merupakan strategi perusahaan karena melihat permintaan yang tinggi pada masing-masing daerah.

JSPT pun berniat membangun mix use apartemen, ritel dan office pada lahan mereka yang berlokasi di Mega Kuningan. Pembangunan dijadwalkan terlaksana di 2014. Hingga kini, Perseroan sedang mematangkan proses desain proyek. Irza yakin, proyeknya akan laku terjual karena terletak di kawasan premium.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×