kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Jelang siang, harga si kuning kinclong balik arah


Senin, 25 Maret 2013 / 11:02 WIB
ILUSTRASI. Gedung Bank Indonesia di Jakarta.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Pergerakan harga kontrak emas terlihat liar pada transaksi hari ini (25/3). Meski ditransaksikan menurun pada pagi tadi, menjelang siang, harga si kuning mentereng mulai berbalik arah.

Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, menjelang siang, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat naik sebesar 0,3% menjadi US$ 1.613,76 per troy ounce. Pada pukul 11.53 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di posisi US$ 1.611,43 per troy ounce.

Sementara itu, harga kontrak emas untuk pengantaran Juni naik 0,3% menjadi US$ 1.612,20 per troy ounce.

Isu Siprus sangat mempengaruhi pergerakan liar harga emas. Pada saat pengumuman bailout Siprus, harga emas sempat terpangkas sebesar 0,4%.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Siprus dan troika sudah mencapai kesepakatan pada pertemuan kedua pihak di Brussels pada hari ini. Hal itu akan membuka keran pengucuran dana bailout senilai 10 miliar euro kepada Siprus. Alhasil, negara dengan perekonomian ketiga terkecil di Eropa ini akan terhindar dari default.

"Hasil yang dapat kita lihat dari konsensus Siprus adalah penguatan euro dan pelemahan dollar AS. Hal utu akan mendongkrak kenaikan harga emas," papar David Lennox, analis Fat Prophets di Sydney.

Asal tahu saja, Indeks Dollar kembali jatuh untuk hari ke empat dengan penurunan sebesar 0,2% seiring penguatan euro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×