Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Panen dividen di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa dilakukan hari ini. Hari ini, Rabu (24/6/2026), terdapat enam emiten yang memasuki jadwal cum dividen date di pasar reguler dan negosiasi.
Cum dividen adalah hari terakhir investor dapat membeli saham agar namanya tercatat sebagai pemegang saham yang berhak menerima pembagian dividen.
Setelah melewati tanggal cum dividen, saham akan memasuki periode ex dividen. Investor yang membeli saham pada atau setelah tanggal ex dividen tidak lagi memperoleh hak atas dividen yang akan dibagikan.
Beberapa saham yang cum dividen date hari ini memberikan yield besar mencapai 10%. Mereka antara lain PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) yang menetapkan dividen final sebesar US$ 70 juta.
Baca Juga: Cek Rekening! Perusahaan Telekomunikasi Ini Bayar Dividen Saham Rp 17.800/Lot
Pembagian dividen tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (15/6/2026). Total dividen akan dibagikan kepada 2,62 miliar saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
Nilai tersebut setara dengan US$ 0,0267533 per saham atau sekitar Rp 486,13 per saham dengan asumsi kurs tengah Bank Indonesia Rp 18.171 per dolar AS.
Lalu, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) memutuskan membagikan dividen final sebesar Rp795 miliar kepada pemegang saham dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 Juni 2026.
Berdasarkan hasil RUPS, DMAS akan membagikan dividen final sebesar Rp16,5 per saham atau setara dengan total Rp795 miliar.
Walhasil, investor akan mendapatkan pembayaran dividen sebesar Rp 1.650 per lot saham DMAS.
Berdasarkan perdagangan 22 Juni 2026, harga saham DMAS Rp 155. Walhasil, yield dividen saham DMAS mencapai 10,65%.
Tonton: Dari Tambang ke Baterai: Membidik Nilai Tambah Hilirisasi Nikel Indonesia
Beikut daftar saham dengan cum dividen date hari ini:
| Kode | Dividen per saham | Harga 22 Juni 2026 | Estimasi Dividend Yield | Ex Dividen | Recording Date | Pembayaran |
|---|---|---|---|---|---|---|
| BSSR | Rp 486,13 | Rp 4.550 | 10,68% | 25 Juni 2026 | 26 Juni 2026 | 8 Juli 2026 |
| CGAS | Rp 4,00 | Rp 149 | 2,68% | 25 Juni 2026 | 26 Juni 2026 | 16 Juli 2026 |
| DMAS | Rp 16,50 | Rp 155 | 10,65% | 25 Juni 2026 | 26 Juni 2026 | 9 Juli 2026 |
| SONA | Rp 52,83 | Rp 2.300 | 2,30% | 25 Juni 2026 | 26 Juni 2026 | 17 Juli 2026 |
| UCID | Rp 6,6718435 | Rp 376 | 1,77% | 25 Juni 2026 | 26 Juni 2026 | 2 Juli 2026 |
| WINE | Rp 3,50 | Rp 160 | 2,19% | 25 Juni 2026 | 26 Juni 2026 | 17 Juli 2026 |
Perlu dicatat, dividend yield dihitung menggunakan harga saham pada 22 Juni 2026 sehingga nilainya dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham di pasar.
Selain mengejar dividend yield yang tinggi, investor juga sebaiknya mempertimbangkan fundamental perusahaan, prospek bisnis, kebijakan dividen, serta potensi pergerakan harga saham setelah memasuki periode ex dividen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














