kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Jakarta kondusif, IHSG melompat tinggi ke level 6.029 pada sesi I


Kamis, 23 Mei 2019 / 12:16 WIB

Jakarta kondusif, IHSG melompat tinggi ke level 6.029 pada sesi I


Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat tinggi di tengah memerahnya pasar regional, Kamis (23/5). Mengutip RTI, IHSG naik 1,51% atau 89,947 poin ke level 6.029,583 pada perdagangan sesi pertama.

Tercatat 290 saham naik, 111 saham turun, dan  110 saham stagnan. Volume perdagangan 9,11 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,6 triliun.


Sepuluh indeks sektoral menopang laju IHSG. Sektor infrastruktur paling tinggi penguatannya 2,44%. Diikuti keuangan naik 1,87%, industri dasar naik 1,74% dan manufaktur naik 1,27%.

Hampir seluruh saham-saham di indeks LQ45 menghijau. Adapun top gainers LQ45 antara lain;

- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN, anggota indeks Kompas100 ini) naik 7,37% ke Rp 1.020

- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP, anggota indeks Kompas100 ini) naik 4,94% ke Rp 6.375

- PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE, anggota indeks Kompas100 ini) naik 4,53% ke Rp 1.270

Meski demikian, investor asing masih membukukan net sell. Di pasar reguler, net sell asing Rp 255,192 miliar dan Rp 240,204 miliar keseluruhan market.

Asal tahu saja, IHSG jadi pemenang tunggal di kawasan Asia. Setelah situasi jalanan di Jakarta kembali normal pasca kericuhan aksi unjuk rasa. 

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Purnomo mengatakan, kondisi Jakarta pada Kamis (23/5) pagi ini terpantau kondusif.

"Sampai dengan hari ini Jakarta relatif kondusif, tidak ada hal-hal yang menonjol yang terjadi," kata Gatot kepada wartawan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis pagi.

Gatot mengatakan, polisi masih menempatkan pasukannya di sejumlah titik vital. ia menyebut, sistem pengamanan hari ini tak jauh berbeda dengan sistem pengamanan dua hari terakhir.

"Saya kira sistem pengamanan kita masih sama dengan yang kemarin, baik itu di Bawaslu kemudian di tempat-tempat tertentu yang memiliki potensi kerawanan," ujarnya. 


Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan


Close [X]
×