kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

IPO, Emiten Kendaraan Listrik Grup Bakrie (VKTR) Berpotensi Raup Dana Rp 1,37 Triliun


Kamis, 25 Mei 2023 / 15:12 WIB
IPO, Emiten Kendaraan Listrik Grup Bakrie (VKTR) Berpotensi Raup Dana Rp 1,37 Triliun
ILUSTRASI. Emiten kendaraan listrik Grup Bakrie (VKTR) berpotensi raup dana Rp 1,37 triliun dari IPO.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan terafiliasi Grup Bakrie, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk akan menggelar penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO).

Perusahaan yang nantinya menggunakan kode saham VKTR ini akan melepas sebanyak-banyaknya 8,75 miliar saham biasa atas nama atau mewakili sebanyak-banyaknya 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Harga penawaran berkisar antara Rp 100 sampai Rp 130 per saham. Sehingga, VKTR berpotensi meraup dana sebanyak-banyaknya Rp 1,13 triliun dari IPO ini.

Baca Juga: Anak Usaha Bakrie & Brothers VKTR Mau IPO, Lepas 8,75 Miliar Saham

Melansir laman e-IPO, Kamis (25/5), dana hasil IPO akan digunakan VKTR untuk lima keperluan.

Pertama, sekitar 39,93% akan digunakan oleh VKTR untuk belanja modal atau capital Expenditure (CAPEX). Diantaranya yakni sekitar 26,99% akan digunakan untuk pengembangan satu fasilitas perakitan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), dan untuk pembangunan satu fasilitas baru produksi sepeda motor listrik

Kedua, sekitar 11,59% akan diberikan kepada Perusahaan Anak, yaitu PT Bakrie Autoparts  dalam bentuk penyertaan modal, yang akan digunakan untuk kepentingan pengembangan usaha yang dapat mendukung kegiatan usaha VKTR.

Ketiga, sekitar 2,49% atau Rp 21,46 miliar akan digunakan oleh VKTR untuk pelunasan seluruh dan sebagian pokok utang kepada PT Tambara Tama Mandiri. Keempat, sekitar 1,38% atau US$ 759.459 akan digunakan oleh VKTR untuk pelunasan seluruh pokok utang kepada PT Andara Multi Sarana

Kelima, sekitar 44,61% akan digunakan oleh VKTR untuk modal kerja dan/ atau operational expenditure (opex) dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional.

Aantara lain biaya administrasi umum, modal kerja pembelian persediaan untuk penjualan bus listrik (antara lain casis/CBU, karoseri, logistik, perlengkapan bus, perizinan), truk listrik (antara lain casis/CBU, karoseri, logistik, perlengkapan truk, perizinan), dan sepeda motor listrik (antara lain komponen, perakitan, logistik, perlengkapan sepeda motor, perizinan) yang akan dijual kembali kepada pelanggan serta biaya-biaya lainnya.

Berikut merupakan jadwal IPO VKTR:

  1. Masa Penawaran Awal : 26 – 31 Mei 2023
  2. Perkiraan Tanggal Efektif : 8 Juni 2023
  3. Perkiraan Masa Penawaran Umum : 12 – 14 Juni 2023
  4. Perkiraan Tanggal Penjatahan : 14 Juni 2023
  5. Perkiraan Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik : 15 Juni 2023
  6. Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia : 16 Juni 2023

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Samuel Sekuritas Indonesia,PT Ciptadana Sekuritas Asia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM).

Baca Juga: Bisnis Bus Listrik Dorong Kinerja Bakrie & Brothers (BNBR), Ini Rekomendasi Sahamnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×