kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.995   24,00   0,13%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Investasi Baja Turun 22%, Cermati Prospek dan Rekomendasi Saham Emiten Baja


Jumat, 24 Juli 2026 / 08:48 WIB
Investasi Baja Turun 22%, Cermati Prospek dan Rekomendasi Saham Emiten Baja
ILUSTRASI. Pabrik baja PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) (Dok/KRAS)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, potensi penurunan harga gas dapat menekan biaya energi sehingga mendukung perbaikan margin perusahaan.

Dari sisi kebijakan, percepatan penyerapan anggaran pemerintah dan pelaksanaan proyek strategis nasional (PSN) juga diperkirakan mampu meningkatkan konsumsi baja domestik.

Di saat yang sama, pemerintah dinilai perlu memperkuat perlindungan industri melalui kebijakan Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) untuk membendung masuknya baja impor berharga murah.

Baca Juga: Menilik Prospek Saham Emiten Transporasi & Logistik di Tengah Penutupan Selat Hormuz

Dalam kondisi tersebut, emiten yang mampu menjaga efisiensi biaya, terutama melalui optimalisasi bauran energi dan pengembangan produk baja bernilai tambah, diperkirakan memiliki daya saing lebih baik.

 

Untuk pilihan investasi, Wafi menjagokan saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) sebagai emiten yang paling menarik, terutama apabila reli harga HRC berlanjut dan harga gas turun.

Sementara itu, saham PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) dinilai menjadi pilihan yang lebih defensif karena fokus pada bisnis pipa baja untuk kebutuhan konstruksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×