kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.673   9,00   0,05%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Asing Ramai Borong Saham Big Banks BBRI, BBCA dan BMRI Sepekan Terakhir


Senin, 07 September 2026 / 07:23 WIB
Asing Ramai Borong Saham Big Banks BBRI, BBCA dan BMRI Sepekan Terakhir
ILUSTRASI. IHSG Menguat (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor asing kembali memburu saham-saham perbankan berkapitalisasi besar sepanjang pekan lalu.

Tiga saham bank jumbo, yakni BBRI, BBCA, dan BMRI, bahkan mencatat net buy asing terbesar, mengindikasikan kembalinya minat asing ke sektor perbankan.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, investor asing mencatat net buy sebesar Rp 1,85 triliun di seluruh pasar sepanjang pekan lalu.

Aliran dana asing tersebut turut menopang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik 1,82% dalam sepekan.

Meski pada perdagangan Jumat (4/9/2026) IHSG ditutup melemah 31,4 poin atau 0,47% ke level 6.636,47, arus dana asing justru menunjukkan penguatan minat terhadap sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Baca Juga: Asing Net Buy Rp 1,85 Triliun Sepekan, Saham The Big Four Bank Banyak Diburu

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dibeli asing dengan net buy mencapai Rp 1,41 triliun. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net buy Rp 1,2 triliun dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 1,01 triliun.

 

Dengan demikian, tiga saham bank jumbo tersebut saja menyerap net buy asing sekitar Rp 3,62 triliun sepanjang pekan lalu, jauh melampaui saham-saham lain yang masuk dalam daftar pembelian asing terbesar.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga masuk dalam jajaran saham yang paling banyak diburu dengan net buy asing Rp 261,39 miliar. Artinya, keempat bank besar tersebut sekaligus mendominasi daftar saham dengan net buy asing terbesar sepanjang pekan.

Di luar sektor perbankan, investor asing juga memburu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan net buy Rp 238,84 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 168,05 miliar, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Rp 147,58 miliar, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Rp 126,94 miliar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 93,49 miliar, serta PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 84,23 miliar.

Namun, derasnya pembelian asing belum terjadi secara merata di pasar saham. Sejumlah emiten justru menjadi sasaran aksi jual asing dengan nilai cukup besar.

Baca Juga: Dipimpin BBCA dan BBRI, Cek Saham Net Buy Terbesar Asing, Rabu (2/9)

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mencatat net sell asing terbesar, yakni Rp 485,66 miliar. Berikutnya PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dengan net sell Rp 337,42 miliar dan PT Indosat Tbk (ISAT) sebesar Rp 225,62 miliar.

Aksi jual asing juga terjadi pada PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 173 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 162,7 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 150,28 miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 129,03 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 126,97 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 121,57 miliar, serta PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 109,91 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×