CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Intip Target Produksi Samindo Resources (MYOH) pada Tahun Ini


Kamis, 19 Januari 2023 / 17:44 WIB
ILUSTRASI. Kegiatan operasional perusahaan jasa kontraktor batubara PT Samindo Resources Tbk (MYOH).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Samindo Resources Tbk (MYOH) menargetkan kenaikan kinerja volume pemindahan batuan penutup alias overburden removal (OB) untuk tahun ini.

Kepala Hubungan Investor MYOH Ahmad Zaki Natsir mengungkapkan, tahun ini MYOH menargetkan volume overburden sebanyak 35 juta bank cubic meter (bcm). Meski belum mengungkapkan realisasi overburden removal tahun lalu, Zaki mengatakan target ini meningkat dari tahun sebelumnya.

Zaki bilang, kenaikan target volume OB ini merujuk pada kenaikan target produksi batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di 2023. Dengan kenaikan ini, berarti sebagian besar operator akan menaikkan produksi di 2023. 

“Hal tersebut tentu akan berimbas juga pada target produksi yang dibebankan kepada kontraktor. Minimal apabila tidak ada proyek baru, kontraktor bisa mendapatkan kenaikan volume di 2023,” kata Zaki kepada Kontan.co.id, Kamis (19/1).

Baca Juga: Intan Baru Prana (IBFN) Optimistis Perubahan Usaha akan Memperbaiki Ekuitas di 2023

Saat ini, Zaki mengatakan MYOH sedang menunggu PT Kideco Jaya Agung (Kideco) untuk menyelesaikan proses perpanjangan menjadi  Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

“Setelah mereka selesai, baru kami mendapat perpanjangan kontrak,” pungkas dia.

Selain kenaikan target produksi Kementerian ESDM, Zaki menyebut  prospek MYOH juga ditopang oleh harga batubara yang masih tetap tinggi serta pasokan gas ke Eropa yang masih belum stabil. Kondisi ini membuat banyak negara Eropa yang mengaktifkan kembali  pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). 

“Ini otomatis akan mendorong permintaan batubara dan menjaga harga pada level tinggi,” tutup Zaki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×