kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45994,16   -8,36   -0.83%
  • EMAS1.136.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Intip Saham-Saham Pilihan CGS-CIMB Sekuritas Untuk Tahun Depan


Jumat, 18 November 2022 / 06:30 WIB
Intip Saham-Saham Pilihan CGS-CIMB Sekuritas Untuk Tahun Depan


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 7,04% sejak awal tahun. Kenaikan IHSG paling tinggi di Asia Tenggara. Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), penguatan terbesar kedua adalah indeks saham STI Singapura yang menguat 4,90% sejak awal tahun. Sementara indeks saham Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam minus.

Analis CGS-CIMB Sekuritas Hadi Soegiarto dan Peter Sutedja memaparkan valuasi IHSG masih cenderung rata-rata dengan emerging markets lain. CGS-CIMB Sekuritas menghitung forward headline price to earning (PE) IHSG untuk 12 bulan mencapai 15,1 kali. Nilai ini masih berada di bawah rata-rata historis 14,9 kali. 

Jika menghilangkan sektor bank digital dan teknologi yang memberatkan pasar saham Indonesia, valuasi IHSG akan turun menjadi 13,9 kali. Artinya masih di bawah rata-rata historis. 

"Sebenarnya di bawah rata-rata historis 14,9 kali, yang tampaknya telah memperkirakan pertumbuhan earning per share (EPS) di akhir 2023 yang lambat sampai batas tertentu," papar riset CGS-CIMB yang dipublikasikan Rabu (16/11).

Baca Juga: IHSG Berpotensi Menguat Jumat (18/11), Intip Rekomendasi Saham Berikut

Kalau dibandingkan dengan pasar lainnya, PE IHSG sebesar 13,9 kali sudah berada pada premi 24% di atas rata-rata emerging markets. Walaupun EPS Indonesia melambat, nilai ini sedikit di bawah rata-rata historis 27%. 

CGS-CIMB Sekuritas memproyeksikan pertumbuhan EPS Indonesia yang mencapai 4% secara tahunan akan mengikuti rata-rata emerging market lainnya sebesar 13% pada 2023 mendatang. 

Lebih lanjut, Hadi dan Peter menilai saham dengan pertumbuhan pendapatan yang tinggi akan unggul. Hal itu sejalan dengan saham dengan kapitalisasi pasar jumbo. 

Baca Juga: Ada 42 Emiten di Pipeline Rights Issue BEI, Estimasi Dana Capai Rp 39,4 Triliun

Oleh karena itu, CGS-CIMB Sekuritas menjagokan saham perbankan dengan kapitalisasi jumbo seperti BBNI, BMRI, BBRI, dan BBCA untuk 2023 mendatang. Dari sektor konsumer ada saham KLBF

Kemudian untuk sektor telekomunikasi dari kelas menengah CGS-CIMB Sekuritas memilih EXCL. Ini menimbang pertumbuhan pendapatan XL Axiata yang kuat dan dinamika sektor halo-halo ini. 

"Dari sektor semen SMGR dan INTP dengan valuasi yang lebih menarik dan keuntungan yang cukup besar setelah harga batubara kembali moderat," pungkas dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×