kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Inilah faktor fundamental harga emas hari ini


Rabu, 26 September 2012 / 09:01 WIB
ILUSTRASI. (Dok/Bobvila.com) Kulkas yang tidak dirawat dengan benar akan menyebabkan kulkas cepat rusak


Reporter: Rika Theo, Reuters |

SINGAPURA. Emas belum banyak bergerak hari ini setelah dua hari menurun. Krisis utang zona Euro masih memberatkan mata uang euro dan mendorong penguatan dollar. Karenanya, tekanan masih melingkupi harga emas.

Harga emas spor kini berada di US$ 1.761,29 per ons pukul 07.44 WIB. Sementara harga kontrak emas di AS naik 0,1% ke US% 1.764.

Berikut faktor fundamental yang terjadi kemarin:

- Harga rumah AS di bulan Juli naik, melengkapi kenaikan enam bulan penuh. Kenaikan ini mendukung pemulihan pasar perumahan AS.

- Demonstran bentrok dengan polisi di Madrid, kemarin. Aksi protes menolak rencana pemerintah Spanyol untuk meluncurkan ronde lanjutan dari kebijakan moneter ketat di tahun 2013 yang akan dirilis Kamis.

- Kepemilikan pada ETF emas terbesar dunia yakni SPDR Gold Trust mencapai rekor tertinggi sebesar 1.331.33 pada Selasa (25/9).

- Data IMF menunjukkan bahwa Korsel menambah cadangan emas sebanyak 16 ton di bulan Juli. Data ini menunjukkan tren bahwa bank-bank sentral mulai menyimpan lebih banyak emas.

- Citigroup menaikkan prediksi harga emas untuk tahun 2013 menjadi US$ 1.749 per ons troi, dari sebelumnya US$ 1.695. Untuk tahun ini, Citigroup juga mengerek prediksi harga emas menjadi US$ 1.680, dari US$ 1.645.

- Demo buruh di sektor pertambangan Afrika Selatan meluas. Produsen emas terbesar ke-4 dunia yaitu Gold Fields menyatakan sedang bernegosiasi dengan buruh untuk mengakhiri aksi mogok yang sudah berlangsung dua pekan di tambang KDC West.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×