kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 17.998   13,00   0,07%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Inilah 3 big cap yang paling banyak dilepas asing


Selasa, 15 Mei 2012 / 16:15 WIB
ILUSTRASI. Kapal pendaratan amfibi Changbaishan dan Wuzhishan di bawah Komando Teater Selatan PLA membentuk formasi di perairan Laut China Selatan selama operasi pendaratan amfibi mulai 29 Mei hingga 3 Juni 2019.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya kehilangan 7,42 poin di akhir sesi II. Artinya, posisi indeks saat ini berada di level 4.045,64.

Aksi jual sejumlah saham bluechips menjadi salah satu faktor yang menyebabkan indeks tertekan. Tiga di antaranya yaitu:

- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Saham UNVR turun 2,25% menjadi Rp 21.250 di sesi II. Sejumlah broker yang paling banyak menjual kepemilikannya atas saham ini adalah: Deutsche Securities senilai Rp 8,87 miliar, BNP Paribas Securities senilai Rp 4,43 miliar, dan Bahana Securities senilai Rp 3,54 miliar.

- PT Bayan Resources Tbk (BYAN)

Saham BYAN turun 6,84% menjadi Rp 14.300 di sesi II. Sejumlah broker yang paling banyak menjual kepemilikannya atas saham ini adalah: CIMB Securities senilai Rp 390,98 juta, Nomura Indonesia senilai Rp 361,73 juta, dan Phillip Securities senilai Rp 143,38 juta.

- PT Astra Internasional Tbk (ASII)

Saham ASII turun 0,95% menjadi Rp 67.950 di sesi II. Sejumlah broker yang paling banyak menjual kepemilikannya atas saham ini adalah: Kim Eng Securities senilai Rp 79,42 miliar, Deutsche Securities senilai Rp 72,75 miliar, dan Credit Suisse Securities senilai Rp 72,58 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×