kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ini sederet sentimen yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG di pekan depan


Sabtu, 16 Mei 2020 / 08:57 WIB
ILUSTRASI. Pekan lalu, IHSG melemah 1,95%


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tak bertenaga dan mengalami koreksi 0,14% ke level 4.507,607 pada penutupan perdagangan Jumat (15/5).

Dalam sepekan, IHSG sudah melemah hingga 1,95%. Tercatat, investor asing mencatat net sell atau jual bersih senilai Rp 4,14 triliun dalam seminggu terakhir. 

Lantas, bagaimana proyeksi IHSG sepekan besok?

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan, ada sejumlah sentimen global dan domestik yang akan mewarnai pergerakan IHSG pada pekan depan. Salah satu yang utama adalah perkembangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. 

Baca Juga: Ini daftar 10 saham terbesar yang dilego investor asing dalam sepekan

Selain itu, penyebaran virus corona atawa Covid-19 juga masih menjadi perhatian pasar. "Pembukaan lockdown menjadi sentimen positif, tapi kalau buka lockdown terlalu cepat dan ternyata malah mempercepat persebaran Covid-19, juga malah tambah buruk," kata dia, Jumat (15/5).

Dari dalam negeri, investor menanti hasil keputusan suku bunga dari Bank Indonesia serta rilis laporan keuangan kuartal I-2020, terutama untuk emiten big caps.

Secara teknikal, Hendriko meramal IHSG berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada rentang 4.400-4.700 pada pekan depan. Nah, untuk Senin (18/5) dia melihat, ada potensi technical rebound ke level 4.600 dengan support 4.400-4.460.




TERBARU

[X]
×