kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.812   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Peluang Kenaikan Bunga The Fed Mengecil, Harga Emas Spot Naik Tipis, Senin (17/8)


Senin, 17 Agustus 2026 / 13:09 WIB
Peluang Kenaikan Bunga The Fed Mengecil, Harga Emas Spot Naik Tipis, Senin (17/8)
ILUSTRASI. Harga Emas Turun (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga emas spot naik tipis pada Senin (17/8/2026), didukung oleh mata uang dolar AS yang melemah dan data ekonomi terbaru Amerika Serikat (AS) yang lemah yang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Senin (17/8/2026), harga emas spot naik 0,4% menjadi US$ 4.391,49 per ons pada pukul 05.20 GMT. Harga emas mencapai level tertinggi lebih dari dua bulan pekan lalu.

Sementara, harga kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember 2026 naik tipis 0,3% menjadi US$ 4.448,40.

Indeks dolar AS turun 0,2%, membuat logam mulia yang dihargai dalam dolar AS lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.

"Emas telah mengambil alih momentum di awal minggu, dengan angka inflasi yang rendah menjaga dolar AS tetap berada di bawah tekanan dan memberi emas ruang gerak ekstra untuk menuju level $4.400," kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 2.000 Jadi Rp 2.677.000 per Gram, Senin (17/8/2026)

Waterer menyebut, pergerakan harga emas di atas US$ 4.500 kemungkinan akan membutuhkan pelemahan dolar tambahan atau penurunan harga energi yang lebih jelas.

Penurunan tak terduga dalam jumlah pekerjaan non-pertanian AS pada bulan Juli, ditambah dengan data yang menunjukkan inflasi harga konsumen yang hanya moderat, telah mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga bulan depan.

Para trader sekarang memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September sebesar 30%, turun dari 47% sebulan sebelumnya, menurut FedWatch Tool dari CME.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak menghasilkan imbal hasil, sehingga meningkatkan daya tariknya bagi investor.

Pasar sekarang menunggu risalah pertemuan Fed bulan Juli, yang akan dirilis pada hari Rabu, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang sikap kebijakan moneter para pembuat kebijakan.

Baca Juga: Bitcoin Masih Tertekan, Intip Prospeknya hingga Akhir 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×