kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.404.000   -15.000   -1,06%
  • USD/IDR 16.195
  • IDX 7.294   -26,58   -0,36%
  • KOMPAS100 1.142   -7,10   -0,62%
  • LQ45 920   -3,25   -0,35%
  • ISSI 218   -1,41   -0,64%
  • IDX30 460   -1,72   -0,37%
  • IDXHIDIV20 554   -0,98   -0,18%
  • IDX80 128   -0,53   -0,41%
  • IDXV30 130   0,41   0,32%
  • IDXQ30 155   -0,33   -0,21%

Ini saham-saham yang bisa meraup untung dari kenaikan harga minyak


Jumat, 20 April 2018 / 08:23 WIB
Ini saham-saham yang bisa meraup untung dari kenaikan harga minyak
ILUSTRASI. Harga minyak dunia


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan harga minyak global yang terus mendekati level US$ 70 per barel, berhasil mendorong kinerja positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Kamis (19/4). IHSG mendarat pada zona hijau di level 6.355,90 atau naik 0,57% setara 35,89 poin.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, penguatan harga minyak tersebut telah dipengaruhi berbagai faktor. Khususnya, ekspektasi Arab Saudi yang berharap harga minyak mentah dunia bisa kembali ke level US$ 80 per barel, bahkan hingga US$ 100 per barel.

Sementara itu, konflik Suriah yang masih berlanjut, disinyalir turut ambil andil dalam kenaikan harga minyak saat ini. "Jadi wajar kapasitas produksi terganggu," ungkap Nafan, Kamis (19/4).

Di sisi lain, emiten-emiten di sektor pertambangan khususnya minyak dan gas bumi bakal mendapat katalis positif, karena tertolong kondusifnya harga komoditas dunia. Sehingga, ini berdampak positif pada kinerja emiten seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Elnusa Tbk (ELSA), serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).

Keuntungan dari kenaikan harga minyak global juga telah mendorong neraca perdagangan Maret 2019 tercatat surplus US$ 1,09 miliar. Di samping itu, kinerja sektor-sektor tertentu bakal ikut terdampak positif, seperti dengan meningkatnya harga batubara, migas, alumunium dan sebagainya.

"Secara teknikal, harga minyak bisa menyentuh level US$ 75 per barel dan menurut saya itu sudah di tahap resistance, dalam jangka menengah," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Pre-IPO : Explained Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM)

[X]
×