kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Ini kata DJPPR soal lelang SUN


Rabu, 18 Maret 2015 / 13:45 WIB
ILUSTRASI. Lo Kheng Hong berbagi tips dalam Permata Bank Wealth Wisdom 2023


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Hasil lelang Surat Utang Negara, Selasa (17/3) kemarin, merupakan yang terendah dari segi penyerapan yang dimenangkan pemerintah. Pemerintah hanya menyerap Rp 6,75 triliun dari total penawaran yang masuk yang juga hanya  sebesar Rp 17,27 triliun. Hasil yang dimenangkan tersebut juga di bawah target indikatifnya yang sebesar Rp 10 triliun.

Direktur SUN Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Loto Srinaita Ginting mengatakan pemerintah menyesuaikan dengan minat investor pada lelang kemarin. "Meski jumlah penawaran yang masuk masih lebih tinggi dari target indikatif, incoming bids lelang SUN hari ini relatif menurun dibanding lelang sebelumnya," ujar Loto.

Ia mengatakan ada dua faktor yang mempengaruhi minimnya minat investor tersebut. Pertama, investor cenderung wait and see menjelang FOMC Meeting Bank Sentral Amerika Serikat yang diselenggarakan pada 17 Maret hingga hari ini (18/3).

Kedua, merupakan faktor pelemahan rupiah. "Pengaruh tersebut (pelemahan rupiah) dapat menahan pembelian SUN khususnya untuk investor asing. Namun umumnya setelah ada keseimbangan baru (nilai rupiah), investor asing dapat kembali melakukan pembelian SUN," kata Loto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×