kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.745   6,00   0,03%
  • IDX 6.223   60,94   0,99%
  • KOMPAS100 823   10,08   1,24%
  • LQ45 632   11,94   1,93%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 362   7,48   2,11%
  • IDXHIDIV20 447   9,85   2,25%
  • IDX80 95   1,28   1,37%
  • IDXV30 123   1,52   1,25%
  • IDXQ30 117   2,48   2,16%

Ini kata analis terhadap saham-saham yang banyak dikoleksi asing saat IHSG turun


Senin, 05 Oktober 2020 / 06:10 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Mengutip data dari RTI Business, sepanjang tiga bulan terakhir, investor asing mencatatkan net buy pada MAPA hingga Rp 38,8 miliar. Di sisi lain, net buy pada saham IPTV mencapai Rp 29,9 miliar dan KPIG hingga Rp 9 miliar. Berbeda tipis, net buy pada SMSM mencapai Rp 8,6 miliar. Adapun net buy UCID mencapai Rp 6 miliar.

Secara teknikal Hendriko melihat saham MAPA, IPTV, KPIG masih berada pada tren menurun atau downtrend. Sementara UCID masih berkonsolidasi pada rentang 1.400 hingga 1.600. Hanya SMSM yang mulai keluar dari tren penurunannya dan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resisten selanjutnya ke level 1280 dan 1350.

" Wait and see pada MAPA, IPTV, UCID, KPIG. Buy pada saham SMSM dengan target 1.350," jelas Hendriko ketika dihubngi Kontan.co.id, Minggu (4/10).

Baca Juga: Investor asing tadah saham-saham ini saat IHSG kembali turun, Jumat (2/10)

Adapun Analis Philip Sekuritas Anugerah Zamzami Nasr mengamati, net buy asing terhadap saham-saham tersebut tidak terlalu signifikan. Sehingga, walau dilirik asing selama tiga bulan terakhir net buy tersebut tidak menjadikan saham-saham tersebut spesial. Apalagi, mayoritas saham tersebut tidak likuid dan kurang menarik pergerakannya.

Menurut Zamzami hanya SMSM yang cukup menarik karena secara teknikal berpeluang menembus resistance MA 200-nya, 1.250, dan menuju resistance ke 1.350.

Selanjutnya: IHSG minggu depan diramal masih dipengaruhi sentimen yang sama dengan pekan lalu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×