kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ini hitungan utang Waskita Karya setelah IPO


Kamis, 22 November 2012 / 23:14 WIB
Ini hitungan utang Waskita Karya setelah IPO
ILUSTRASI. Prediksi Man City vs Arsenal di Liga Inggris: Poin harga mati bagi The Gunners


Reporter: Dessy Rosalina |

JAKARTA. Waskita Karya bakal memakai 60% dari total dana IPO yang maksimal mencapai Rp 1,25 triliun itu untuk menginjeksi modal. Dengan begitu, tingkat leverage atau rasio utangnya yang kini tinggi bakal turun.

Direktur Keuangan Waskita Tunggul Rajagukguk menghitung, lewat tambahan ekuitas pasca IPO, rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) Waskita bisa turun dari 4x menjadi 2x. Rasio utang terhadap EBITDA pun diproyeksikan turun dari 2,5x menjadi 1,5x.

Salah satu beban utang Waskita berasal dari obligasi yang terbit Mei 2012 senilai Rp 750 miliar. Obligasi ini terdiri dari seri I sebesar Rp 75 miliar dan jatuh tempo di Mei 2014. Sisanya sebesar Rp 675 miliar akan jatuh tempo di Mei 2017. Kupon dua seri obligasi tersebut yakni 8,5%-9,75% yang dibayar saban tiga bulan.

Selain dana IPO, Tunggul bilang, saat ini pihaknya juga mengantongi pinjaman siaga dengan nilai Rp 5 triliun lebih. Pinjaman ini siap dicairkan jika Waskita menggarap proyek bernilai besar.

Rincian pinjaman ini adalah dari PT Bank Negara Indonesia Tbk sebesar Rp 3 triliun, PT Bank Mandiri Tbk Rp 2 triliun, dan PT Bank
Jawa Barat Tbk Rp 500 miliar.  

Pinjaman siap pakai tersebut berlaku selama setahun mendatang dan bisa diperpanjang alias roll over di tahun berikutnya. "Jika tren suku bunga masih rendah, kami berencana untuk menerbitkan obligasi sekitar Rp 750 sampai Rp 1 triliun di 2013," ujar Tunggul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×