kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Ini efek bila Freeport melantai di bursa Indonesia


Kamis, 12 Juli 2012 / 18:09 WIB
ILUSTRASI. Intiland. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/27/03/2018


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pelaku pasar menyambut baik rencana PT Freeport Indonesia mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur Utama PT Bahana Securities Eko Yuliantoro beralasan, kapitalisasi pasar bursa akan meningkat dan portofolio saham pertambangan bakal kian beragam.

Eko bilang selama ini sektor pertambangan sangat didominasi pertambangan batubara. "Kalau ada Freeport, ada tambahan perusahaan tambang emas. Jadi tidak berat di satu komoditi," ujarnya, Kamis (12/7).

Menurut Eko, penawaran saham perdana Freeport juga menciptakan citra baik bagi Bursa Efek Indonesia. Dia bilang pertumbuhan kapitalisasi pasar akan bagus kendati belum bisa memperkirakan berapa saham yang akan ditawarkan perusahaan tambang emas tersebut.

Efek positif lainnya adalah dari sisi transparansi perusahaan. Menurutnya, tata kelola perusahaan pun bisa lebih terpantau dan terakses publik. "Tak cuma itu, dengan IPO, masyarakat Indonesia berpeluang memiliki saham Freeport Indonesia," katanya.

Saat ini komposisi pemegang saham di PT Freeport Indonesia adalah Freeport McMoran Copper & Golden Inc. sebesar 90,64% dan Pemerintah Indonesia 9,36%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×