kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.122   90,08   1,12%
  • KOMPAS100 1.144   12,39   1,09%
  • LQ45 829   7,62   0,93%
  • ISSI 288   4,10   1,44%
  • IDX30 431   4,19   0,98%
  • IDXHIDIV20 518   4,93   0,96%
  • IDX80 128   1,44   1,14%
  • IDXV30 141   2,01   1,44%
  • IDXQ30 140   1,32   0,95%

Inflasi melandai, rupiah kian terkulai


Kamis, 01 Maret 2012 / 16:19 WIB
Inflasi melandai, rupiah kian terkulai
ILUSTRASI. Madu adalah salah satu bahan alami yang bisa Anda pakai sebagai pembersih wajah.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Rupiah kian terkulai sore ini, setelah data inflasi melandai. Sementara itu, harga obligasi naik untuk hari yang ketiga berturut-turut. Nilai tukar rupiah melemah 0,4% ke level Rp 9.111 per dollar AS pada pukul 15.46 di Jakarta.

Inflasi Februari dilaporkan melambat menjadi 3,56%, dibanding bulan sebelumnya mencapai 3,65%. Ini level terendah sejak 2010 silam. Angka tersebut pun meleset dari prediksi ekonom, yaitu sebesar 3,8%.

Namun, Artanavaro Gasali, trader di PT Bank ICBC Indonesia memperkirakan, volatilitas rupiah mungkin akan terbatas, karena spekulasi bank sentral akan menerapkan intervensi untuk menyokong mata uang.

"Saya melihat range di antara 9.050 dan 9.150. Bahkan saat rupiah tertekan, Bank Indonesia cenderung terus mempertahankannya di dalam kisaran. Jadi, saya melihat intervensi akan menjaga rupiah bergerak di sekitar level tersebut," prediksi Gasali.

Sementara itu, data Inter Dealer Market Association menunjukkan, yield obligasi pemerintah yang jatuh tempo Mei 2022 turun sembilan basis poin ke level 5,48%, sore ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×