kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Antisipasi data inflasi, rupiah keok


Kamis, 01 Maret 2012 / 09:55 WIB
ILUSTRASI. Petugas kasir membantu konsumen yang melakukan pembayaran dengan kartu debit di sebuah kedai kopi di Jakarta./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Setelah menguat selama dua hari, isu inflasi kembali menekan otot rupiah. Mata uang garuda keok, lantaran pasar mengantisipasi rilis data inflasi, hari ini.

Nilai tukar rupiah melemah 0,2% ke level Rp 9.096 per dollar AS pada pukul 9.14 di Jakarta. Rupiah pun sudah tergerus 0,3% sepanjang tahun ini.

Pasar berspekulasi bakal terjadi percepatan inflasi untuk pertama kalinya sejak Agustus. Ekonom memprediksi, harga konsumen akan meningkat 3,8% pada Februari, dibanding kenaikan Januari sebesar 3,65%. Sebagai catatan, data inflasi dijadwalkan dirilis pukul 11 pagi ini, di Jakarta.

Pada 23 Februari, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menyebut, pengurangan subsidi BBM yang diusulkan dapat menyebabkan inflasi naik di atas target maksimal bank sentral yaitu 5,5%.

"Pasar pasti menunggu data inflasi. Fokus utama pada kenaikan harga bahan bakar dan dampaknya terhadap inflasi ke depan," kata Putu Andi Wijaya, dealer valuta asing di PT Bank Rakyat Indonesia, di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×