kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.695   109,00   0,62%
  • IDX 6.445   -278,49   -4,14%
  • KOMPAS100 855   -38,45   -4,30%
  • LQ45 636   -21,55   -3,28%
  • ISSI 233   -10,08   -4,15%
  • IDX30 361   -10,30   -2,78%
  • IDXHIDIV20 446   -9,47   -2,08%
  • IDX80 98   -3,93   -3,86%
  • IDXV30 127   -3,02   -2,33%
  • IDXQ30 116   -2,78   -2,33%

Indosat Ooredoo (ISAT) belum mau hentikan layanan 2G


Kamis, 25 April 2019 / 21:01 WIB


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - MAKASSAR. Meski gencar menambah kapasitas jaringan 4G, PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) belum memutuskan untuk mematikan jaringan 2G. Alasannya, lebih dari 20% pelanggannya masih memanfaatkan jaringan ini.

“Kami selalu melihat kebutuhan pelanggan. Di Indonesia masih banyak pelanggan yang pakai handset jadul,” kata Group Head Network Strategy, Architecture, and Solution ISAT Kustanto di Makassar, Kamis (25/4). Asal tahu saja, jumlah pengguna Indosat Ooredoo saat ini mencapai 58 juta.

Meskipun begitu, ia mengatakan bahwa pengguna jaringan 2G terus menurun. Ia juga tak menampik jika seiring berjalannya waktu jaringan 2G bisa dimatikan. Akan tetapi, perusahaannya akan melihat lagi kebutuhan pelanggan.

“Selama permintaan 2G masih ada, kami akan terus bangun dan tetap sediakan,” ucap dia. Menurut Kustanto, masing-masing area di Indonesia memiliki tren yang berbeda-beda. Ada yang masih banyak menggunakan 2G dan ada yang sudah beralih ke teknologi yang lebih baru.

Perusahaan ini tidak merasa khawatir atas perbedaan tersebut. Alasannya, BTS Indosat Ooredoo sudah menggunakan teknologi bernama single run. Teknologi ini memungkinkan satu peralatan menyediakan berbagai macam jaringan yang bisa diganti sesuai kebutuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×