kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Indikasi ekonomi mulai pulih, pamor safe haven emas meredup


Jumat, 04 Februari 2011 / 11:30 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

SEOUL. Indikasi terjadinya pemulihan ekonomi global mengurangi daya tarik emas sebagai alternatif investasi aman. Tak ayal harga emas merosot dari level tertingginya per 20 Januari di US$ 1.371 per ons troy.

Hingga pukul 11.19 WIB, emas untuk kontrak pengiriman April 2011 di Divisi COMEX bursa NYMEX-AS melemah 0,1% dari US$ 1.353 per ons troy ke level US$ 1.351,7 per ons troy.

Klaim pengangguran di AS turun 42.000 menjadi 415.000 per pekan lalu. Angka ini melampaui perkiraan pasar yang menduga akan turun ke 420.000.

Di pasar saham juga terjadi peningkatan laba emiten. Sementara, belanja konsumen AS per kuartal empat mengalami kenaikan terbesar lebih dari empat tahun terakhir. Data tersebut menambah kepercayaan terjadi percepatan pemulihan ekonomi. Membaiknya ekonomi AS akan membantu ekspor negara-negara Asia.

"Kemajuan ekonomi di AS dan Jepang mengurangi permintaan safe haven, apalagi hari libur di Asia juga melemahkan permintaan," kata Chae Un Soo, trader di Korea Exchange Bank Futures Co, di Seoul.

Pasar di China, Hong Kong, Korea Selatan dan Singapura tutup hari ini untuk liburan Tahun Baru Imlek. Adapun, bursa di Taiwan dan Vietnam ditutup sepanjang minggu ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×