kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.541.000   21.000   1,38%
  • USD/IDR 15.880   50,00   0,31%
  • IDX 7.196   54,65   0,77%
  • KOMPAS100 1.104   9,46   0,86%
  • LQ45 877   10,80   1,25%
  • ISSI 221   0,74   0,34%
  • IDX30 449   6,10   1,38%
  • IDXHIDIV20 540   5,33   1,00%
  • IDX80 127   1,26   1,00%
  • IDXV30 135   0,57   0,43%
  • IDXQ30 149   1,56   1,06%

INDF raup pendapatan Rp 217,21 miliar dari Afrika


Senin, 07 April 2014 / 16:18 WIB
INDF raup pendapatan Rp 217,21 miliar dari Afrika
ILUSTRASI. Pembangunan IKN di Kalimantan Timur


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Tidak salah jika disebutkan Indomie menjadi salah satu makanan pokok penduduk di kawasan Afrika. Sebab, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mampu meraup pendapatan cukup menggiurkan dari pasar di kawasan ini.

Berdasarkan data yang dihimpun KONTAN, (7/4), sepanjang tahun 2013 lalu INDF mampu meraup pendapatan Rp 217,21 miliar dari kawasan Afrika. Angka tersebut naik 28,29% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 169,31 miliar.

Pendapatan tersebut diperoleh melalui beberapa perusahaan yang juga masih terafiliasi dengan INDF, yakni Pinehill Arbia Food Ltd., dan Dufil Prima Foods Plc Nigeria (Dufil Prima). INDF juga meraup uang melalui Sawab Ltd (Syria), Salim Azram Abaolatta (Mesir), dan Salim Wazaran Bashary Food Co. Ltd (Sudan).

Informasi saja, dalam kegiatan bisnisnya, semua perusahaan tersebut memperoleh bantuan teknik dari INDF. Selain bantuan teknik, INDF juga memberikan lisensi ekslusif dan lisensi non ekslusif kepada seluruh perusahaan tersebut untuk menjual mie dengan merk Indomie di wilayah tertentu.

Bahkan, Pinehill memperoleh lisensi ekslusif dari INDF untuk menjual produk mi dengan menggunakan merk Supermi dan Pop-Mie di negara tertentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Working with GenAI : Promising Use Cases HOW TO CHOOSE THE RIGHT INVESTMENT BANKER : A Sell-Side Perspective

[X]
×