kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.921   51,00   0,29%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

INDF hanya akan serap 60%-70% capex


Rabu, 09 Agustus 2017 / 14:54 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) baru memakai sebagian kecil belanja modal perusahaan di semester pertama 2017. Perusahaan milik Grup Salim ini baru memakai belanja modal sekitar Rp 2,1 triliun dari total anggaran sebesar Rp 9,1 triliun yang direncanakan oleh perusahaan.

Meski demikian, INDF mengatakan belanja modal ini kemungkinan tidak akan sepenuhnya terserap di semester kedua 2017 yang akan datang. "Proyeksi serapan belanja modal akan tergantung pada banyak hal, serapannya mungkin 60%-70%," kata Werianty Setiawan, Direktur INDF, Rabu (9/8).

Werianty bilang, hal ini tidak akan menghalangi perusahaan untuk tetap ekspansif di semester kedua. INDF berencana menambah kapasitas produksi susu, mie instan, dan es krim.

Tak hanya itu, Indofood juga akan ekspansi di bidang pengemasan dengan menambah kapasitas untuk packaging. Werianty tak mau merinci berapa ekspansi yang akan mereka lakukan ke depan ini.

Per semester 1 2017, laba INDF meningkat 1,8% menjadi Rp 2,27 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 2,23 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×