kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.900   0,00   0,00%
  • IDX 6.334   -6,40   -0,10%
  • KOMPAS100 837   -2,31   -0,28%
  • LQ45 633   -3,24   -0,51%
  • ISSI 218   -0,07   -0,03%
  • IDX30 357   -1,62   -0,45%
  • IDXHIDIV20 442   -1,95   -0,44%
  • IDX80 95   -0,34   -0,35%
  • IDXV30 119   -0,07   -0,06%
  • IDXQ30 114   -0,63   -0,55%

Indeks SMC Composite Melemah 2,61% ytd, Berikut Penyebabnya


Rabu, 19 Januari 2022 / 19:04 WIB
ILUSTRASI. Mengutip data BEI, indeks SMC Composite terkoreksi sebesar 2,61% secara ytd.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja indeks SMC Composite yang mengukur kinerja harga dari saham-saham dengan kapitalisasi kecil dan menengah masih melemah secara year to date (ytd). Mengutip data BEI, indeks SMC Composite terkoreksi sebesar 2,61% secara ytd.

Saham-saham yang menjadi pemberat indeks ini meliputi PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) dengan koreksi sebesar 55,95% ytd, disusul oleh saham PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL) yang mencatatkan penurunan 53,44% secara ytd, dan saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang turun 41,47%.

Selain itu, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) juga melemah hingga 39,46% ytd, PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH) turun 32,79%, dan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) melemah 28,82% ytd.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham-Saham Anggota IDX SMC Liquid, Mana yang Menarik?

Analis Binaartha Sekuritas Lingga Pratiwi menilai, pelemahan saham-saham tersebut tak lepas dari faktor ekonomi global seiring dengan meningkatnya kasus positif Omicron. Menurut dia, pergerakan saham-saham tersebut dibayangi kekhawatiran pasar terhadap pemberlakuan PPKM, kebijakan tapering Federal Reserve, hingga potensi kenaikan suku bunga The Fed.

Ke depannya, pelaku pasar akan mencermati realisasi kinerja dari masing-masing emiten. Jika emiten berhasil mencetak pertumbuhan kinerja 2021, maka hal tersebut akan menjadi sentimen positif. "Sentimen positifnya lebih ke arah kinerja emiten tersebut," katanya, Rabu (19/1).

Secara teknikal, Lingga melihat pergerakan saham-saham tersebut masih konsolidasi untuk jangka pendek. "Koreksi saham hampir sebagian lebih ke arah pemberitaan ekonomi global serta secara teknikal masih dalam kategori downtrend," papar dia.

Baca Juga: Sektor Konstruksi Diproyeksikan Pulih, Simak rekomendasi Mirae Asset Sekuritas

Meski demikian, dia menerangkan saham-saham lapis kedua dan ketiga yang berkaitan dengan new economy seperti bank digital dan teknologi masih menarik untuk dicermati. Namun Lingga belum mencermati lebih lanjut untuk pilihan-pilihan sahamnya lantaran masih melihat kinerja emiten dari sisi fundamental.

Adapun beberapa saham SMC Composite yang mencatatkan kenaikan harga seperti PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) dengan pertumbuhan 88,14% secara ytd, kemudian PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) meningkat 45,40%, dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) yang naik 42,87%.

Baca Juga: IHSG Tersendat Laju Kasus Omicron, Cek Rekomendasi Saham Berikut Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×