kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Indeks High Dividend 20 Dirombak, Saham-Saham Ini Bisa Dicermati


Selasa, 01 Februari 2022 / 19:09 WIB
Indeks High Dividend 20 Dirombak, Saham-Saham Ini Bisa Dicermati
ILUSTRASI. Perdagangan saham di sebuah kantor sekuritas. Indeks High Dividend 20 Dirombak, Analis Beri Rekomendasi Saham.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Tendi Mahadi

Sektor batubara seperti  PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) juga berkontribusi terhadap penguatan indeks. Mengingat, saham-saham sektor tersebut terkerek katalis kenaikan harga komoditas batubara internasional seiring meningkatnya kebutuhan dalam pemulihan ekonomi.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga menjadi penopang, mengingat kinerjanya yang stabil sepanjang masa pandemi. Begitu pula dengan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dari sektor kesehatan yang secara harganya dalam tren penguatan. Kenaikan itu menggambarkan kepercayaan investor terhadap KLBF yang sejalan dengan capaian pertumbuhan yang stabil dari sisi net profit. 

Ivan mecermati, ke depan indeks IDX HIDIV20 masih berpeluang mengalami penguatan, walau memang tidak akan terlalu agresif.  "Kenaikan yang terjadi saat ini kami perkirakan menjadi fase akhir dari suatu siklus uptrend, artinya ada potensi koreksi kemudian yang menggambarkan tekanan harga secara umum pada saham-saham di dalamnya," jelas Ivan. 

Ia pun menyarankan buy BBCA dengan target Rp 8.500 per saham, hold ADRO dengan target Rp 2.520 per saham, buy KLBF dengan target  Rp 1.800 per saham, dan buy TLKM dengan target Rp 4.470 per saham. 

Cheryl menambahkan, saham-saham dalam indeks yang menarik dicermati adalah sektor perbankan seperti BBNI dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).  "Hasil earning-nya bagus dan diperkirakan tahun ini kredit bisa tumbuh seiring pemulihan ekonomi. Target kenaikan masing-masing bisa mencapai  10%," imbuh Cheryl. 

Aqil mengungkapkan, hampir seluruh saham konstituen IDX HIDIV20 sebenarnya menarik karena mayoritas dihuni oleh big caps yang memiliki fundamental yang kuat. Akan tetapi, ia cenderung menjagokan empat saham perbankan besar seperti BBCA, BBNI, BBRI, dan BMRI. 

Selain itu,  PT Astra International Tbk (ASII), ADRO, ITMG, ANTM, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), TLKM, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), dan PT United Tractors Tbk (UNTR) juga masuk dalam radarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×