kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Indeks ditutup positif dengan kenaikan 0,13% di akhir pekan


Jumat, 25 Februari 2011 / 16:26 WIB
ILUSTRASI. Gandeng tempat wisata, Bank DKI dorong transaksi non tunai di DKI Jakarta


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Setelah kembali terseret di zona negatif di pertengahan sesi II tadi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik. Pada pukul 16.00, indeks menguat 0,13% menjadi 3.443,53.

Volume transaksi sepanjang transaksi mencapai 3,834 miliar senilai Rp 3,75 triliun. IHSG ditutup menguat karena kenaikan 126 saham dan koreksi terhadap 78 saham. Sementara 79 saham masih stagnan.

Bursa dikuatkan oleh enam sektor, dimana sektor perdagangan melaju paling depan dengan kenaikan sebesar 0,64% dan sektor konstruksi yang menyusul dengan kenaikan sebesar 0,56%.

Kenaikan IHSG ditopang oleh naiknya saham-saham top gainers, yang antara lain dicetak oleh PT Davomas Abadi Tbk (DAVO) yang naik 17,39% ke Rp 81, PT Millenium Pharmacon Int.Tbk (SDPC) yang naik 16,13% ke Rp 72. Kemudian di peringkat ketiga ada saham Alumindo Light Metal Inds .Tbk (ALMI) yang naik 15,94% ke Rp 800.

Sementara posisi top losers di akhir pekan ini diantaranya PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) yang jatuh paling parah sebesar 30,95% di Rp 58 dan Kawasan Industri Jabateka Tbk (KIJA) yang juga jatuh 11,11% ke Rp 120.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×