kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Indeks ditutup positif dengan kenaikan 0,13% di akhir pekan


Jumat, 25 Februari 2011 / 16:26 WIB
ILUSTRASI. Gandeng tempat wisata, Bank DKI dorong transaksi non tunai di DKI Jakarta


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Setelah kembali terseret di zona negatif di pertengahan sesi II tadi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik. Pada pukul 16.00, indeks menguat 0,13% menjadi 3.443,53.

Volume transaksi sepanjang transaksi mencapai 3,834 miliar senilai Rp 3,75 triliun. IHSG ditutup menguat karena kenaikan 126 saham dan koreksi terhadap 78 saham. Sementara 79 saham masih stagnan.

Bursa dikuatkan oleh enam sektor, dimana sektor perdagangan melaju paling depan dengan kenaikan sebesar 0,64% dan sektor konstruksi yang menyusul dengan kenaikan sebesar 0,56%.

Kenaikan IHSG ditopang oleh naiknya saham-saham top gainers, yang antara lain dicetak oleh PT Davomas Abadi Tbk (DAVO) yang naik 17,39% ke Rp 81, PT Millenium Pharmacon Int.Tbk (SDPC) yang naik 16,13% ke Rp 72. Kemudian di peringkat ketiga ada saham Alumindo Light Metal Inds .Tbk (ALMI) yang naik 15,94% ke Rp 800.

Sementara posisi top losers di akhir pekan ini diantaranya PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) yang jatuh paling parah sebesar 30,95% di Rp 58 dan Kawasan Industri Jabateka Tbk (KIJA) yang juga jatuh 11,11% ke Rp 120.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×