kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Indeks acuan Negeri Panda melorot ke level terendah dalam dua bulan


Selasa, 15 Maret 2011 / 11:47 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani pelanggan Butik Emas Antam di Jakarta, Jumat (28/2/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SHANG SHIDONG. Mayoritas bursa Asia terkena hantaman gempa dan tsunami Jepang. Tak terkecuali bursa China. Pagi ini, bursa Negeri Panda itu mengalami penurunan paling besar dalam dua bulan terakhir. Anjloknya indeks China terjadi setelah Perdana Menteri Jepang mengumumkan adanya kemungkinan bahaya kebocoran radiasi setelah gempa.

Asal tahu saja, indeks Shanghai Composite Index melorot 2,1% menjadi 2.874,63 pada jeda istirahat siang pukul 11.30 waktu setempat. Sementara itu, CSI 300 Index turun 2,6% menjadi 3.177,60.

Saham-saham yang mempengaruhi pergerakan bursa China diantaranya: Yanzhou Coal Mining CO yang memimpin penurunan di sektor pertambangan, Dongfang Electric Corp turun 6,5%, dan Ping An Insurance yang turun ke level paling rendah dalam dua minggu terakhir.

"Investor merasa khawatir dengan situasi di Jepang dan ledakan pada pabrik nuklir membuat kondisi ini semakin serius. Ini bukan tentang gempa bumi yang terjadi, namun lebih pada penyebaran radiasi," urai Zhou Xi, strategist Bohai Securities.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×