kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Impack Pratama (IMPC) Kerek Target Laba di Atas Rp 800 Miliar Hingga Akhir 2026


Selasa, 27 Oktober 2026 / 16:30 WIB
Impack Pratama (IMPC) Kerek Target Laba di Atas Rp 800 Miliar Hingga Akhir 2026
ILUSTRASI. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) (DOK/ PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) )


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mengerek target laba bersih tahun buku 2026 menjadi di atas Rp 800 miliar, setelah kinerja sembilan bulan pertama melampaui realisasi laba sepanjang tahun lalu.

Hingga akhir September 2026, produsen bahan bangunan dan barang plastik ini membukukan laba bersih Rp 640,23 miliar. Ini tumbuh 37,5% secara tahunan atau year on year (YoY) dari Rp 465,76 miliar.

Realisasi tersebut sudah melampaui laba bersih sepanjang 2025 sebesar Rp 620 miliar. Sebelumnya, IMPC telah menaikkan target laba bersih menjadi di atas Rp 700 miliar pada Juli 2026.

Baca Juga: Rupiah Tertekan ke Rp 18.156, Penguatan Dolar AS dan Kekhawatiran Fiskal Jadi Pemicu

Dari sisi pendapatan, IMPC mencatat pendapatan bersih Rp 3,72 triliun hingga kuartal III-2026, meningkat 23,1% YoY dibandingkan Rp 3,02 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba kotor IMPC naik 25,9% menjadi Rp 1,49 triliun. Margin laba kotor juga membaik menjadi 40% dari sebelumnya 39,1%.

Laba usaha IMPC turut meningkat 29,1% menjadi Rp 805,59 miliar, dibandingkan Rp 623,82 miliar pada sembilan bulan pertama 2025. Margin laba usaha naik menjadi 21,6% dari 20,6%.

Direktur Utama Impack Pratama Industri Haryanto Tjiptodihardjo mengatakan manajemen IMPC tetap mewaspadai sejumlah tantangan yang berpotensi menekan margin laba kotor pada kuartal IV-2026.

“Antara lain kenaikan kembali harga bahan baku, pelemahan nilai tukar Rupiah, peningkatan biaya logistik baik untuk distribusi domestik maupun pengiriman ekspor, serta kenaikan suku bunga diiringi dengan melemahnya daya beli masyarakat,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/10).

Haryanto menambahkan manajemen IMPC akan terus memantau perkembangan pasar dan mengoptimalkan efisiensi operasional untuk memitigasi tekanan biaya serta menjaga profitabilitas hingga akhir tahun.

Di sisi lain, EBITDA IMPC mencapai Rp 962,94 miliar hingga September 2026, tumbuh 26,8% YoY. Margin EBITDA juga meningkat menjadi 25,9% dari 25,1% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Bersih Impack (IMPC) Tumbuh Double Digit Hingga Kuartal III-2026

IMPC juga mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp 273,4 miliar pada Oktober 2026, setara Rp 5 per saham. Haryanto bilang ini strategi IMPC dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×