kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.173   14,00   0,08%
  • IDX 5.099   41,62   0,82%
  • KOMPAS100 658   6,21   0,95%
  • LQ45 518   2,82   0,55%
  • ISSI 170   1,06   0,62%
  • IDX30 291   1,58   0,54%
  • IDXHIDIV20 391   -0,34   -0,09%
  • IDX80 76   0,62   0,83%
  • IDXV30 109   -0,15   -0,14%
  • IDXQ30 97   -0,52   -0,53%

Imbas Percepatan Depresiasi, Laba Bersih Telkom (TLKM) Tertekan pada 2025


Selasa, 12 Mei 2026 / 17:37 WIB
Imbas Percepatan Depresiasi, Laba Bersih Telkom (TLKM) Tertekan pada 2025
ILUSTRASI. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) (Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten telekomunikasi, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan penurunan laba bersih di sepanjang 2025. Ini dipengaruhi oleh penyajian ulang dan percepatan depresiasi. 

Melansir laporan keuangan yang dirilis pada Selasa (12/5), TLKM membukukan pendapatan sebesar Rp 145,74 triliun. Ini turun sekitar 2,15% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 149,96 triliun. 

Baca Juga: Pelemahan Rupiah Dorong Minat Investasi Reksadana Dolar AS

Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Telkom menyusut 20,48% YoY menjadi Rp 17,81 triliun di sepanjang 2025 dari raihan 2024 yang mencapai Rp 22,40 triliun. 

Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini menjelaskan pihaknya melakukan penyelarasan kebijakan akuntansi guna meningkatkan akurasi penyajian laporan keuangan. 

“Termasuk memastikan prinsip yang digunakan dalam menentukan satuan masa manfaat dan klasifikasi aset menjadi lebih tepat,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (12/5). 

Dian bilang kontraksi pada laba bersih Telkom disebabkan peningkatan beban percepatan depresiasi. Ini seiring penerapan kebijakan total governance reset yang diamanatkan Danantara Indonesia. 

“Seiring penerapan kebijakan tersebut, Telkom turut melakukan restatement atas laporan keuangan tahun 2023 dan 2024 sekaligus memperkuat praktik tata kelola,” kata Dian. 

Baca Juga: Rupiah Ditutup di Level Terlemah Rp 17.529, Tertekan Isu Geopolitik dan MSCI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×