kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Imbal hasil SUN berpeluang naik seiring potensi pelemahan rupiah


Senin, 11 Februari 2019 / 08:58 WIB
Imbal hasil SUN berpeluang naik seiring potensi pelemahan rupiah

Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) berpotensi bergerak naik pada perdagangan Senin (11/2). Hal ini didorong oleh potensi pelemahan nilai tukar rupiah di tengah masih rendahnya imbal hasil US Treasury.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail menyampaikan, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun 5 basis poin (bps) ke level 2,63% pada Jumat (8/2) malam lalu. Penurunan juga terjadi pada imbal hasil US Treasury tenor 30 tahun sebesar 2 bps ke level 2,97%.


“Penurunan imbal hasil US Treasury disebabkan oleh kekhawatiran lemahnya pertumbuhan ekonomi global yang berdampak negatif bagi AS,” ungkap Mikail dalam riset harian yang diterima Kontan.co.id.

Pergerakan harga minyak dan gas alam dunia juga mendorong penurunan imbal hasil US Treasury. Pada Jumat (8/2), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 1,2% ke level US$ 52,2 per barel. Di sisi lain, harga gas alam naik 3,1% ke level US$ 2,61 per MMBtu. Penurunan harga minyak disinyalir sebagai dampak kekhawatiran pelaku pasar terhadap melemahnya ekonomi zona Eropa.

Imbal hasil SUN kemungkinan akan bergerak naik mengingat kurs rupiah terancam mengalami pelemahan pada hari ini. Mikail memprediksi, imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di kisaran 7,90%-8,0%.

Adapun seri obligasi negara yang direkomendasikan pada hari ini antara lain FR0077, FR0078, FR0068, dan FR0079.




TERBARU

Close [X]
×