kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.909   39,00   0,22%
  • IDX 5.662   -158,81   -2,73%
  • KOMPAS100 729   -22,79   -3,03%
  • LQ45 556   -16,70   -2,91%
  • ISSI 197   -4,68   -2,32%
  • IDX30 316   -8,75   -2,69%
  • IDXHIDIV20 390   -11,13   -2,78%
  • IDX80 83   -2,56   -2,99%
  • IDXV30 106   -2,28   -2,10%
  • IDXQ30 102   -2,82   -2,69%

IHSG turun 0,72% hingga akhir perdagangan sesi I


Selasa, 04 September 2018 / 12:20 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun makin dalam hingga akhir perdagangan sesi I, Selasa (4/9). IHSG ditutup turun 42,96 poin atau 0,72% ke level 5.924,62 siang ini.

Seluruh sektor berakhir di zona merah. Penurunan terbesar tampak pada sektor industri dasar 1,24%. Sektor perdagangan turun 1,07%, disusul sektor keuangan 0,96% dan sektor perkebunan 0,92%.

Seketor infrastruktur tergerus 0,65%. Sektor tambang pun turun 0,55% dan sektor manufaktur turun 0,52%.

Total volume transaksi bursa hingga siang ini mencapai 4,46 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 2,42 triliun. Sebanyak 243 saham turun harga. Kenaikan harga hanya terjadi pada 89 saham. Sedangkan 105 saham flat.

Top losers LQ45 hingga siang ini terdiri dari:

  • PT XL Axiata Tbk (EXCL) -4,87%
  • PT Sentul City Tbk (BKSL) -4,17%
  • PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) -4,07%

Top gainers LQ45 adalah:

  • PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) 1,76%
  • PT Elnusa Tbk (ELSA) 1,13%
  • PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) 0,97%

Investor asing mencetak penjualan bersih Rp 159,84 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih tertinggi adalah PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) Rp 60,5 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 34,7 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 29,3 miliar.

Saham-saham yang masih mencatat pembelian bersih asing adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 17,4 miliar, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 11,7 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 10,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×