kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IHSG Rawan Terkoreksi, Cermati Saham-saham Ini untuk Perdagangan Kamis (27/10)


Rabu, 26 Oktober 2022 / 16:29 WIB
Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. IHSG Rawan Terkoreksi, Cermati Saham-saham Ini untuk Perdagangan Kamis (27/10)


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah pada perdagangan Rabu (26/10). IHSG ditutup melemah 0,06% ke level 7.043,94.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, pergerakan IHSG cenderung terkoreksi di tengah penguatan bursa global dan Asia. 

Selain itu, pelemahan IHSG juga terjadi di tengah musim rilis laporan keuangan emiten Indonesia.

Meski begitu, menurut Herditya koreksi IHSG masih cenderung inline dengan report teknikalnya.

Baca Juga: IHSG Turun Tipis 0,06% ke 7.043 Hingga Tutup Pasar Rabu (26/10)

"Kami perkirakan IHSG masih rawan bergerak terkoreksi untuk uji kembali area 7.017 hingga 6.930 pada Kamis (27/10). Pelaku pasar dapat melakukan BoW (buy on weakness) pada saham-saham pilihannya," ujar Herditya pada Kontan, Rabu (26/10).

Sementara itu, Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan, IHSG kembali membentuk pola doji star pada Rabu (26/10). 

Stochastic RSI berpotensi membentuk death cross di overbought area

Oleh sebab itu, IHSG masih rawan koreksi pada perdagangan Kamis (27/10). Jika koreksi berlanjut ke 7.030, kata Valdy, maka IHSG berpotensi uji support di level psikologis 7.000 pada Kamis (27/10).

"Sentimen eksternal cenderung mixed. Kinerja keuangan perusahaan keuangan yang cenderung di atas ekspektasi, berkebalikan dengan kinerja sejumlah perusahaan teknologi yang cenderung berada di bawah ekspektasi," paparnya dalam riset, Rabu (26/10).

Baca Juga: Bidik Kenaikan Pendapatan 12%, Mitratel (MTEL) Kembangkan Ekosistem Bisnis Menara

Masih dari eksternal, pelaku pasar juga mengantisipasi pengumuman kenaikan the Fed Rate pada November mendatang dan potensi kenaikan suku bunga acuan ECB sebesar 75 bps ke 2% di Kamis (27/10).

 

Terkait hal tersebut, nilai tukar Rupiah justru berbalik menguat 0.33% ke Rp 15,569 per dolar Amerika Serikat di Rabu (26/10) sore.

Sejumlah saham yang dapat dicermati pada perdagangan Kamis (27/10), di antaranya ANTM, UNTR, AKRA, SRTG, INCO, HRUM, INTP, SSMS, EXCL dan WINS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×