Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona hijau pada perdagangan sesi pertama Selasa (20/1/2026), saat bursa Asia mayoritas melemah.
Mengutip data RTI, IHSG naik 0,24% atau 21,535 poin ke level 9.155,408. Tercatat 382 saham naik, 287 saham turun, dan 131 saham stagnan.
Total volume perdagangan 46,6 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 16 triliun.
Baca Juga: Rupiah Terus Melemah, Berpeluang Sentuh Rp 17.000 per Dolar AS Hari Ini (20/1)
Sebanyak 11 indeks sectoral menopang Langkah IHSG pada sesi pagi. Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi yakni: IDX-Industry 2,38%, IDX-Property 1,67%, dan IDX-NonCyc 1,47%.
Saham top gainers LQ45:
- PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 5,43% ke Rp 2.040
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 5,40% ke Rp 2.930
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 5,34% ke Rp 434
Baca Juga: Masih Loyo, Rupiah Spot Melemah 0,08% ke Rp 16.969 per Dolar AS Selasa (20/1) Siang
Saham top losers LQ45:
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 6,11% ke Rp 107.100
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 3,12% ke Rp 6.200
- PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun 1,70% ke Rp 1.155
Baca Juga: Cuan Folago Global (IRSX) Melesat! Konser Brian McKnight Raup Miliaran Rupiah
Bursa Asia-Pasifik mayoritas bergerak melemah pada perdagangan hari ini, seiring investor mencermati kembali ancaman tarif Amerika Serikat (AS) yang dikaitkan dengan isu Greenland. Situasi ini memicu kekhawatiran meningkatnya ketegangan dagang antara AS dan Eropa.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan tengah membahas penerapan tarif balasan serta langkah-langkah ekonomi represif lainnya sebagai respons atas ancaman tarif terbaru dari Presiden AS Donald Trump, yang semakin memperkeruh hubungan diplomatik terkait Greenland.
Pada Sabtu lalu, Trump mengumumkan bahwa ekspor dari delapan negara Eropa akan dikenakan tarif awal sebesar 10% mulai 1 Februari.













