kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

IHSG merosot, market cap BBNI susut paling dalam (20/1)


Selasa, 21 Januari 2020 / 08:17 WIB
IHSG merosot, market cap BBNI susut paling dalam (20/1)
ILUSTRASI. Pekerja melintas di dekat layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada Senin, 20 Januari 2020, perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) suram. Dalam sehari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) susut 0,74%.

Senin (20/1), IHSG ditutup pada angka indeks 6.245,04. Angka ini lebih rendah 46,61 poin ketimbang angka IHSG penutupan perdagangan Jumat (17/1).

Penurunan IHSG itu sejalan dengan penurunan nilai kapitalisasi pasar beberapa emiten Super Big Cap alias emiten dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 100 triliun lebih.

Lihat saja, dari 13 emiten dengan nilai kapitalisasi pasar (market capitalization) di atas Rp 100 triliun, 8 emiten mengalami penurunan nilai market cap.

Sisanya, hanya 3 emiten yang mengalami penambahan market cap dan 2 emiten tak mengalami perubahan nilai market cap.

Penurunan market cap terdalam menimpa saham Bank Negara Indonesia (BBNI). Dalam sehari market cap salah satu bank milik negara ini turun hingga 2,90% 

Penurunan market cap yang dalam juga terjadi pada Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP). Market cap pabrik rokok ini susut 2,23%. Nasib serupa menimpa Bank Mandiri (BMRI). Kapitalisasi pasar bank BUMN ini merosot hingga 1,29%.

Sebaliknya, juara pertumbuhan nilai market cap kemarin adalah Chandra Asri (TPIA). Ketika IHSG susut, market cap TPIA malah bertambah 0,78%. Di urutan berikutnya ada Bank BRI (BBRI) yang naik market cap-nya hingga 0,65% serta Indofood CBP (ICBP) yang bertambah market cap 0,2%.

Adapun emiten yang tidak mengalami perubahan market cap kemarin adalah Barito Pacific (BRPT) dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM)

Di halaman selanjutnya: Daftar 13 emiten super big cap berikut PER, EPS, dan PBV

Daftar 13 emiten super big cap berikut PER, EPS, dan PBV

No Kode Market Cap
(17/1)
(triliun)
Market Cap
(20/1)
(triliun)
% PER EPS PBV
1 BBCA 839,04 834,15 -0,58 30,22 1.131,00 5,02
2 BBRI 565,38 569,04 0,65 17,39 268 2,92
3 TLKM 377,42 377,42 0,00 17,16 222 3,79
4 BMRI 356,89 352,27 -1,29 13,17 579 1,81
5 UNVR 320,46 317,59 -0,90 43,13 193 45,99
6 ASII 286,42 283,38 -1,06 13,38 523 1,98
7 HMSP 260,55 254,73 -2,23 18,72 117 7,96
8 TPIA 170,31 171,64 0,78 291,67 33 6,83
9 BBNI 143,54 139,38 -2,90 8,82 856 1,19
10 ICBP 134,98 135,27 0,21 26,13 444 5,65
11 CPIN 120,93 119,29 -1,36 34,81 209 5,96
12 BRPT 116,61 116,61 0,00 436,67 3 6,93
13 GGRM 112,17 111,59 -0,52 11,56 5.019,00 2,36

Sumber: BEI, RTI, diolah




TERBARU

Close [X]
×