kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

IHSG masuki fase bearish, ini rekomendasi saham sejumlah analis


Jumat, 14 Februari 2020 / 07:05 WIB


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) melemah 0,70% ke level 5.871,954 pada perdagangan Kamis (13/2). Pelemahan ini melengkapi pergerakan IHSG yang telah melemah 6,59% dalam sepekan dan 6,53% secara year-to-date.

Meski IHSG sedang memasuki fase bearish, bukan berarti tidak ada saham-saham yang menarik dikoleksi.

Baca Juga: Masuki fase bearish, IHSG diramal bisa anjlok sampai level 5.500 hingga akhir Maret

Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan, investor bisa melakukan trading saham-saham emiten ritel seperti saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE).

Menurutnya, aturan International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang segera diterapkan menjadi keuntungan bagi emiten-emiten tersebut selaku penjual telepon genggam resmi.

Selain itu, ia menilai, saham PT Ace Hardware Tbk (ACES) juga menarik untuk saat ini.

Ia merekomendasikan trading buy saham ERAA dengan target harga Rp 2.060 - Rp 2.260 per saham, TELE dengan target harga Rp 210 – Rp 242 per saham dan ACES dengan target harga Rp 1.720 sampai Rp 1.790 per saham.

Di sisi lain, analis Panin Sekuritas William Hartanto merekomendasikan investor untuk wait and see terlebih dahulu sampai kasus Jiwasaraya dan AsabriI –yang selama ini memberatkan langkah IHSG- menemui titik terang.

Sebab, saham emiten dengan kapitalisasi pasar besar (big cap) akan turun dan menekan IHSG.

Sementara itu, saham-saham lapis ketiga saat ini menjadi saham-saham yang lebih banyak ditransaksikan. Namun, saham-saham ini cukup riskan sebab memiliki fluktuasi yang tinggi dan hanya bergerak sesaat atau hanya bahkan hanya sehari. “Saran saya wait and see saja,” imbuh William.

Baca Juga: Analis: Penyelesaian kasus Jiwasraya dan Asabri jadi juru selamat bagi IHSG

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×